Ini Penampakan Mesin Dompeng Tambang Ilegal di Indhotani

Foto Polda Kalbar
banner 468x60

KETAPANG, insidepontianak.com – Polres Ketapang berhasil menangkap pelaku penambangan emas ilegal di Indhotani, Kecamatan

Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang. Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Ketapang AKBP Sunario dan melibatkan

Muat Lebih

gabungan personil Polri, TNI dan Sat Pol PP dengan jumlah sekitar 60 orang.

“Saat Tim gabungan tiba, para pekerja sudah tidak berada di lokasi,“ ujar Kapolres Ketapang AKBP Sunario.

Dari hasil pengecekan di lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ditemukan 1 unit excavator, 16 buah keset penyaring emas, 5 buah pendulang emas, 1 set dinamo listrik merk YSK, 1 unit mesin Donfheng merk Tianli, 1 buah tempat pencuci keset penyaring emas, 2 buah drum plastik, 1 buah selang spiral.

Ditemukan juga 1 buah Arco warna merah, 1 buah dinamo listrik merk ikeda warna orange, 1 buah mesin genset jenis MS1500 Dc, 1 buah mesin genset DHF, 1 buah mesin pompa air merk Yamaka, 1 buah mesin pompa air merk Misaka, 5 buah sekop, 1 buah cangkul, 1 buah keong pemompa air, 1 buah dinamo listrik merk Synchronorus.

Tindakan yang diambil Tim gabungan, membawa dan mengamankan barang bukti dan perangkat yang digunakan untuk kegiatan penambangan, berupa mesin dopeng, gergaji, pompa air, dan lain-lain. Petugas di lapangan terkendala medan menuju lokasi yang sulit ditempuh kendaraan, khususnya kendaraan roda empat dan enam.

“Para pelaku penambang sudah tidak ada di lokasi kemungkinan sudah adanya pemberitahuan dari pihak lain mengingatkan, sebelum petugas masuk ke dalam lokasi, para penambang sudah melarikan diri,” kata Sunario. (rio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *