Pemkab Sintang Perlu Siapkan WPR

Heri Jambri
banner 468x60

SINTANG, insidepontianak – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang daerah aliran sungai di Kabupaten Sintang masih marak.

Penertiban PETI tanpa ada solusi dinilai DPRD Sintang tidak efektif. Dewan pun menyarankan pemerintah menyiapkan wilayah pertambangan rakyat (WPR), agar aktivitas PETI bisa dihentikan.

Muat Lebih

Anggota DPRD Sintang, Heri Jambri mengatakan, semakin banyaknya aktivitas PETI di sepanjang sungai, memang berdampak buruk pada lingkungan. Menurut dia, harusnya pemerintah daerah bertanggungjawab terhadap aktivitas ini. “Walau ilegal, mereka inikan usaha. Daripada terus menerus merusak lingkungan dan beraktivitas ilegal, sebaiknya segeralah siapkan wilayah pertambangan rakyat,” sarannya.

Heri meminta pemerintah segera melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi memiliki sumber emas untuk WPR ini. “Itu yang harus dilakukan pemerintah. Tidak boleh juga melakukan penertiban tapi tidak ada solusinya. Memberikan solusi itu yang penting sebenarnya,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, setiap kali dirinya turun ke lapangan, yang didengarnya para penambang emas ini banyak juga yang tak mendapatkan keuntungan sebagaimana mestinya. Tapi karena mereka tidak ada pekerjaan, jadi mereka bertahan menjadi penambang liar. “Bahkan ada yang tekor. Habis untuk beli minyak dan makan saja. Jadi tidak dapat apa-apa. Hanya karena memang tidak ada usaha lain, mereka lakukan itu,” katanya.

Heri menambahkan, para pelaku PETI sangat berharap pemerintah daerah turun tangan untuk membantu mereka. Pemerintah diharapkan oleh mereka menyiapkan WPR. “Sintang inikan belum ada WPR,” katanya.
Menurut Heri, jika pemerintah sudah memberikan solusi dengan menyiapkan WPR, silahkan PETI ditertibkan. “Tapi kalau belum, bagaimana nasib mereka. Syukur-syukur masyarakat masih bisa usaha sendiri, tanpa pemerintah memberi makan,” ujarnya. (IP-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *