Seribu Siswa SMK Sintang Ikuti UNBK

Yustinus
banner 468x60

SINTANG, insidepontianak.comSebanyak 1.343 siswa SMK se-Kabupaten Sintang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pelaksanaan UNBK tingkat SMK dimulai dari 3—6 April. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang memastikan semua SMK telah siap melaksanakan UNBK.

Semua SMK di Kabupaten Sintang baik negeri maupun swasta telah siap melaksanakan UNBK. Peralatan komputer dan server dipastikan telah siap untuk melaksanakan ujian nasional berbasis teknologi informasi tersebut.

Muat Lebih

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sintang, Yustinus menyebutkan, semua SMK di Sintang telah memiliki peralatan yang memadai untuk pelaksanaan UNBK. Termasuk SMK-SMK yang berada di kecamatan-kecamatan. “Hanya ada satu SMK yang menginduk ke SMK lain untuk mengikuti UNBK ini. SMKN 1 Dedai yang menginduk ke SMKN 1 Sintang karena fasilitasnya belum memadai,” kata Yustinus.

Sementara untuk SMK-SMK swasta juga telah siap melaksanakan UNBK di sekolah mereka masing-masing. Yustinus mengatakan, agar pelaksanaan UNBK SMK tidak terkendala, pihaknya juga sudah bekerja sama dengan salah satu provider seluler agar selama UNBK berlangsung, sinyal internet tidak terganggu. “Beberapa sekolah juga telah menyediakan radio pemancar sinyal sendiri untuk memperkuat sinyal dari provider tersebut,” bebernya.

Sedangkan untuk UN tingkat SMA, lanjut Yustinus, akan dimulai dari 10 April. Di Kabupaten Sintang, baru ada 10 SMA yang bisa mengikuti UNBK. Selain 10 SMA ini, masih mengikuti UN secara manual.
“SMA yang melaksanakan UNBK yaitu SMAN 1 Sintang, SMAN 2 Sintang, SMAN 3 Sintang, SMAN 4 Sintang, SMA Pancasetya, SMA Nusantara Indah, SMA Muhammadiyah, MAN Sintang, MA Al Maarif Sintang. Seluruh SMA di luar Kota Sintang masih UN manual,” ungkapnya.

Dikatakan Yustinus, soal untuk UN manual tingkat SMA juga sudah datang. Tanggal 5 April nanti, soal tersebut akan di distribusikan ke sub rayon. Soal-soal UN tersebut dijaga ketat oleh kepolisian sehingga tidak akan bocor.

Yustinus mengimbau para siswa yang akan mengikuti UN untuk tidak mempercayai kunci jawaban UN yang mungkin saja beredar. Sebab kunci jawaban tersebut dipastikan palsu. “Kami menjamin soal UN tidak akan bocor. Sebaiknya siswa lebih mempersiapkan diri dengan belajar yang baik untuk mengikuti UN,” kata dia.

Di kesempatan itu, dia juga meminta PLN untuk tidak memadamkan listrik selama UNBK berlangsung. Dikatakannya, sekolah-sekolah yang melaksanakan UNBK juga sudah mempersiapkan genset untuk mengantisipasi listrik padam.

Dihubungi terpisah, Kepala SMKN 1 Sintang, Maria Viktoria mengatakan, sekolah yang dipimpinnya telah mempersiapkan 250 komputer untuk pelaksanaan UNBK. Ada 545 siswa SMKN 1 Sintang yang akan mengikuti UNBK. Selain itu, sebanyak 39 siswa SMKN 1 Dedai juga menginduk di sekolah ini. “Ada lima laboratorium komputer yang kami siapkan untuk UNBK,” kata dia.

Dikatakan Maria, pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Sintang dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama dimulai dari pukul 07.30 hingga pukul 09.00. Sesi terakhir berakhir pukul 16.00. Setiap hari, hanya satu pelajaran yang diujiankan. (IP-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *