Sintang Butuh Jalan Lingkar Kota

Persimpangan Tugu Jam
banner 468x60

SINTANG, insidepontianak.com – Kondisi Jalan MT Haryono memang kecil. Padahal jalan ini menjadi urat nadi arus kendaraan untuk keluar masuk Kota Sintang. Semakin banyaknya jumlah kendaraan di Kota Sintang yang melewati ruas jalan itu, sering mengakibatkan terjadinya kemacetan di jalan tersebut.

Hatta, Kepala Dinas Perhubungan Sintang ditemui di ruang kerjanya, Jumat (31/3) lalu menyarankan perlu dibangunnya jalan alternatif untuk mengurai kemacetan di Tugu Jam. Sebab kondisi persimpangan Tugu Jam sudah sulit untuk dilebarkan. “Kanan kiri persimpangan Tugu Jam sudah berdiri bangunan. Posisi Tugu Jam pun terlalu dekat dengan jembatan, sehingga sulit dilebarkan,” ujarnya.

Hatta menganggap, kondisi sering macetnya Jalan MT Haryono karena pembangunan jalan itu sejak dulu tidak pernah memikirkan garis sempadan bangunan dengan jalan. Sehingga bangunan di sepanjangan Jalan MT Haryono begit dekat dengan ruas jalan.

“Pembangunan bangunan sepanjang Jalan MT Haryono seperti tidak pernah memikirkan perkembangan Kota Sintang. Saya melihat Kota Sintang mirip Kota Bangka Belitung. Bangunannya dekat dengan ruas jalan,” katanya.
Hatta menyarankan, solusi ke depan harus dibuka kawasan-kawasan jalan alternatif. Menurutnya, beberapa jalan alternatif yang dapat dibangun seperti membangun jalan lingkar kota.

“Kalau kita tidak memikirkan dari sekarang untuk membangun jalan alternatif seperti jalan lingkar sungai durian dan jalan lingkar kota dari Jerora ke Nenak, maka Jalan MT Haryono akan macet,” katanya.

Hatta juga menyarankan perlu dibangun Jembatan Melawi baru agar tidak terjadi kemacetan di Jembatan Melawi yang ada sekarang ini. Sarannya, Jembatan Melawi dapat dibangun di daerah Nenak.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Dinas PU Sintang, Mursalin mengatakan PU memiliki rencana untuk melebarkan jalan di persimpangan tiga Tugu Jam. Kata dia, di sisi kanan dan kiri Tugu Jam dari arah Jembatan Melawi dapat dilebarkan, karena kawasan tersebut, tanahnya milik Pemkab Sintang. Sedangkan kawasan depan Tugu Jam dari arah jembatan, juga harus dilebarkan dengan membebaskan lahan milik masyarakat.

“Tugu Jam memang sering macet. Ada rencana ke depan persimpangan di Tugu Jam akan kami lebarkan. Tinggal menunggu dana. Bisa jadi tahun ini jika dananya tersedia di perubahan nanti,” ungkapnya.(IP-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *