Sintang Banyak Kawasan Kumuh

Zulkarnain
banner 468x60

SINTANG, insidepontianak.com — Banyaknya permukiman yang relatif tak layak huni, membuat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Sintang berencana menetapkan kawasan-kawasan permukiman kumuh secara resmi. Penetapan itu terkait rencana penataan kawasan kawasan kumuh di Bumi Senentang.

Pemkab Sintang hingga kini belum pernah menetapkan permukiman yang termasuk kawasan kumuh. Bersama Bappeda, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Sintang saat ini sedang membahas penetapan kawasan kumuh tersebut. “Sintang banyak kawasan kumuh. Tapi belum ada penetapan kawasan kumuh. Kami sedang menyiapkan SK untuk penetapan kawasan permukiman kumuh ini,” kata Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Sintang, Zulkarnain.

Kata dia, setelah menetapkan kawasan kumuh, Pemkab Sintang akan memprogramkan pengentasan kawasan kumuh tersebut. “Progam pengentasan kawasan kumuh ini cukup banyak diprogramkan oleh pemerintah pusat,” ungkapnya.
Dalam menetapkan kawasan kumuh ini, kata Zulkarnain, juga tidak bisa sembarangan. Ada kriteria tertentu kawasan dapat dikatakan kumuh. “Rumah jelek itupun belum tentu kumuh, jika rumah itu sehat. Tim kami sedang mengkaji mana permukiman di Sintang termasuk kawasan kumuh,” katanya.

Zulkarnain menyebutkan, untuk menetapkan kawasan kumuh, perlu ada penilaian dari tim berdasarkan kriteria. Salah satu kriterianya yaitu buruknya sanitasi di kawasan permukiman tersebut. Setelah menetapkan kawasan kumuh, kata Zulkarnain, Pemkab Sintang mesti menata kawasan itu. “Kami akan menata sanitasinya. Mulai dari penyediaan tempat MCK yang layak, tempat sampah, penyediaan air bersih, jalan lingkungan yang baik dan penataan drainase lingkungannya,” kata Zulkarnain.

Dia mencontohkan, permukiman dikatakan kumuh, jika kondisi WC nya kurang baik. Seperti tidak ada WC tidak memiliki beerput. Ini biasanya terjadi pada permukiman yang berada di atas parit. “Nah, kami akan menatanya dengan membuatkan MCK kumunal,” kata dia. (IP-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *