Anak Fidelis Merindukan Kehadiran Ayah

Yuvensius Finito Anak Fidelis (Ist)
banner 468x60

SANGGAU, insidepontianak.com – “Saya rindu dengan ayah, saya pinginnya ayah cepat bebas, saya inginnya ayah cepat nemanin saya dan adek saya. Kan saya ini sudah mau ujian nasional, biasanya ayah dengan mama yang dampingi saya belajar di rumah, tapi sekarang ayah ditahan, mama meninggal. Saya tidak bisa lagi belajar dengan ayah karena ayah ditahan, benar-benar tidak enak kalau belajar sendiri,” ujar Finito.

Begitu petikan kata-kata rindu dari sosok Putra sulung Fidelis, Yuvensius Finito (15). Sejak ditahan pada 19 Februari 2017 lalu, hanya beberapa kali tersangka bertemu dengan anaknya, terakhir saat pemakaman pada tanggal 27 Maret 2017, tersangka diizinkan bertemu dengan keluarganya.

Muat Lebih

Bagi Yuvensius Finito, Fidelis adalah sosok ayah yang selama ini menjadi sandaran hidupnya sekaligus menjadi gurunya di rumah. Ia pun sangat berharap sisi kemanusiaan juga diperhatikan. Karena ia merasa apa yang dilakukan ayahnya semata-mata untuk kesembuhan ibunya yang kini telah tiada.

“Harapan saya ayah cepat keluar, karena ayah kan tidak bersalah, ayah melakukan ini terpaksa, ayah lakukan untuk ibu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di rumahnya.

Usai Fidelis Ari Sudarwoto ditangkap, kini, putranya tinggal bersama neneknya. Rumah sederhana yang terbuat dari kayu milik PNS Kesbangpol dan Linmas tersebut terlihat sepi.

“Saya tinggal dengan adik dan nenek, yang jelas rumah ini sepi sejak tidak ada ayah dan mama,” ucap lirih remaja kelas IX SMP Sugiyo Pranoto itu. (IP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *