Berkas Perkara Kasus Fidelis P21

Yuvensius Finito anak Fidelis (Ist)
banner 468x60

SANGGAU, insidepontianak.com – Kejaksaan Negeri Sanggau menyatakan berkas perkara Kasus Fidelis Ari Sudarwoto lengkap atau P21. Fidelis ditangkap dan dibui karena menanam ganja untuk mengobati sang istri yang mengidap kista tulang belakang pada 19 Februari 2017.

“Kita sudah tentukan sikap, hari ini (kemarin, red) berkas perkara kasus Fidelis dinyatakan lengkap atau P21,” kata Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Sanggau, Erhan Lidiansyah dihubungi, Rabu (5/4/2017) malam.

Muat Lebih

Dijelaskannya, berkas perkara Kasus Fidelis sudah diterima pihaknya dari penyidik BNN Kabupaten Sanggau pada tanggal 13 Maret 2017. “Namun setelah kita teliti ternyata ada beberapa poin termasuk syarat materilnya masih kurang. Sehingga pada tanggal 17 Maret 2017 kami mengembalikan berkas kepada penyidik untuk dilengkapi dengan petunjuk P19 yang kami serahkan pada tanggal 20 Maret 2017,” kata Erhan.

Kemudian, lanjut dia, berkas dikembalikan lagi oleh pihak BNNK Sanggau ke Kejaksaan Negeri Sanggau pada tanggal 30 Maret 2017. “Dan setelah kami terima berkas pengembaliannya dan kami teliti ternyata dalam berkas yang sudah dikembalikan penyidiknya sejauh ini sudah dipenuhi, sehingga kami nyatakan P21,” terangnya.

Untuk tahap II, tambah Erhan, kemungkinan akan dilaksanakan minggu depan. “Kami berjalan sesuai koridor hukum, semua kasus kami tangani sama, apalagi kasus inikan sempat viral di media sosial dan sudah menjadi perhatian publik, tentu kami usahakan akan mempercepat kasus ini,” tegasnya.

Tersangka, sambung Erhan, dikenakan pasal 111, 113 dan 116 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara. “Kalau kita melihat kasus ini, secara hati nurani dan secara kemanusiaan tentu kami merasa prihatin karena apa yang dilakukan oleh tersangka ini perlu kita pahami dan maklumi, namun kami kembalikan ke Undang-Undang karena Undang-Undang mengatur apabila melakukan penanam ganja tanpa izin dari pihak yang berwenang bisa dikenakan pidana yang saya jelaskan tadi,” tutupnya. (IP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *