BNN Gerah Malaysia Acuh Berantas Narkoba

Deputi Pemberantasan BNN Pusa, Irjen Pol Arman Depari saat ekspose kepada awak media di Pontianak, hasil pengembangan sabu 15 kilogram dari jaringan bandar di Malaysia.
banner 468x60

PONTIANAK, insidepontianak.com – Badan Nasional Narkotika (BNN) merasa gerah dengan negara tetangga, Malaysia dianggap tidak memiliki komitmen memerangi peredaran Narkoba, terutama jenis sabu, selama ini marak masuk ke Kalbar melalui jalur perbatasan.

“Kita sebenarnya sudah komunikasikan masalah ini ke petugas di Malaysia. Tetapi sampai sekarang, mereka belum bisa memberikan jawaban,” kata Deputi Pemberantasan BNN Pusa, Irjen Pol Arman Depari.

Muat Lebih

Ia menyebutkan, sampai saat ini Kalbar masih menjadi lahan basah penyelundupan narkoba dari Malaysia.

“Ini kesekian kalinya telah kita lakukan penangkapan, penyitaan dan sekaligus penindakan,” kata Depari.

Baik dilakukan oleh BNN Pusat, (BNN) Provinsi Kalbar, Kepolisian Daerah hingga dari Bea Cukai.

Perlu diketahui, pada 2017 setidaknya tiga kasus tindak pidana narkoba dalam jumlah besar yang telah berhasil digagalkan.

“Yang jelas dalam beberapa bulan ini sudah ada tiga kali. Yang pertama 20 (kg), kemudian 11 (kg), (sekarang) ini 15 (kg),” sebutnya. (IP-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *