Dua Tahun 253 Kg Sabu Malaysia Gempur Kalbar

Ilustrasi
banner 468x60

PONTIANAK,insidepontianak.com – Polda Kalbar membeberkan, dalam kurun waktu dua tahun saja, narkoba jenis sabu asal Malaysia masuk ke Kalbar mencapai 253 kilogram. Artinya, dengan jumlah segitu begitu masuk ke Kalbar, jika tidak digagalkan, akan ada 1.800 generasi muda Kalbar menjadi pecandu. Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak mengatakan pada 2016, Narkoba yang lolos dari Malaysia ke Kalbar mencapai 167 kilogram bentuk sabu dan ratusan ribu butir dalam bentuk happy five dan ekstasi.

“Sedangkan pada 2017, kurun waktu empat bulan ini sudah lolos 86 kilogram sabu. Itu yang tertangkap,” tuturnya. Dua tersangka tewas ditembak dan satu ada yang divonis dihukum mati.

Muat Lebih

“Ini saya kira menjadi pemikiran kita. Karena kalau terus masuk, yang dirusak adalah manusianya. Ini perlu menjadi pemikiran untuk diangkat dengan Pemerintah Sarawak,” kata dia.

Ia menambahkan sejauh ini ada kesan seakan-akan narkoba sengaja dibiarkan dan diloloskan masuk ke Kalbar.

“Cuma yang lepas siapa, sulit untuk dibuktikan karena buktinya narkoba yang ditangkap Polda dan BNN serta BC di Kalbar semua melalui wilayah perbatasan,” kata dia.

Kepala Kanwil Dirjen Bea Cukai Kalbar, Saifullah Nasution dalam Rakor membahas isu perbatasan di Kuching, Malaysia, Rabu (12/4/2017) mengatakan, masalah kejahatan transnasional mesti menjadi perhatian.

“Kalbar sudah merasakan dampak dari kejahatan transnasional crime khususnya narkoba tidak ada bendungannya. Bahkan mengalir deras dari Malaysia. Sehingga isu tersebut juga harus menjadi pembahasan dengan Pemerintah Malaysia,” jelasnya, dilansir antara. (IP-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *