Paus Fransiskus Basuh Kaki 12 Tahanan di Kamis Putih

Paus Fransiskus Basuh Kaki
banner 468x60

JAKARTA, insidepontianak.com – Paus Fransiskus dikenal ‘berbeda’ karena gebrakan tradisi yang ia lakukan, termasuk dalam pelaksanaan Misa Kamis Putih. Kalau para pendahulunya selalu melakukan upacara sakral itu di Vatikan atau Roma, Fransiskus memilih ‘keluar.’

Sejak terpilih, ia selalu menekankan pentingnya keluar dari basilika, melayani mereka yang minoritas—kaum miskin, sakit, terpenjara, bahkan lintas agama.

Kamis (13/4), Fransiskus memeringati Paskah dengan mengunjungi penjara berkeamanan tinggi di Italia. Mengutip Reuters, ia membasuh kaki sekitar 12 tahanan dalam kunjungan privat yang tak bisa diambil gambarnya untuk kepentingan tahanan.

Vatikan mengatakan, 12 tahanan termasuk tiga perempuan dan seorang pria Muslim memutuskan pindah agama ke Katolik dan akan dibaptis pada Juni mendatang.
Di antara mereka itu, 10 orang warga Italia. Dua lainnya merupakan warga negara Albania dan satu lagu berasal dari kampung halaman Fransiskus, Argentina.

Kunjungan Fransiskus menuai kontroversi bukan hanya karena ia menemui tahanan yang memutuskan pindah agama. Di kalangan Katolik tradisional pun ia dikritik karena mereka percaya bahwa seharusnya yang dicuci kakinya saat Kamis Putih hanya lelaki.

Tapi Fransiskus mengganti ritual itu dengan mengatakan bahwa upacara itu terbuka bagi semua umat Tuhan. “Kita semua pendosa. Kita semua punya cacat,” ujarnya pada tahanan, melalui sebuah khotbah yang diimprovisasi dan disiarkan Radio Vatikan, seperti disiarkan CNN.com. (IP-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *