80 Persen Jalan di Sintang Masih Tanah

Murjani
banner 468x60

Sintang,insidepontianak.com – Kepala Dinas PU Kabupaten Sintang, Murjani menyatakan, dari 2.199,2 km panjang jalan kabupaten dan 1.800 km jalan desa di Kabupaten Sintang, 80 persennya masih berupa jalan tanah.
“Ruas jalan kabupaten ini sebagian besar rusak berat,” katanya.

Dipaparkan Murjani, untuk memperbaiki kerusakan jalan kabupaten, Pemkab Sintang mendapatkan DAK sebesar Rp70 miliar. Dana ini untuk perbaikan infrastruktur jalan yang tersebar di beberapa kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Sintang, Sepauk, Tempunak, Tebelian, Dedai, Serawai Ambalau, Kayan Hilir dan Kayan Hulu. Binjai, Ketungau Hilir, Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu.

“Salah satu ruas jalan dalam Kota Sintang juga akan ditangani dengan DAK. Lainnya ada ruas jaan Sintang Seputau Tiga. DAK ini dialokasikan untuk pemeliharaan dan peningkatan jalan,” kata Murjani ditemui di Sintang, Senin.
Dijelaskan Murjani, dengan DAK sebesar Rp70 miliar, maka panjang ruas jalan yang bisa dilakukan pemeliharaan dan peningkatan hanya sekitar 20-30 km saja.

Sementara panjang jalan kabupaten yang membutuhkan pemeliharaan mencapai 2.199 km. “Dengan dana yang minim ini, pastilah masih ada jalan yang rusak di sana sini,” bebernya.

Selain menggunakan DAK, pemeliharaan jalan kabupaten akan dilakukan menggunakan DAU dan dana UPJJ. Dikatakan Murjani, jika ada titik-titik ruas jalan yang rusak dan butuh penanganan cepat, maka akan ditangani dengan UPJJ.
Selain jalan kabupaten, di Kabupaten Sintang ada 180 km jalan provinsi dan 201 km jalan nasional.

Untuk pemeliharaan dan peningkatan jalan provinsi dan jalan nasional ini, Dinas PU Kabupaten Sintang selau mengusulkannya ke Pemprov Kalbar dan Pempus.

“Kami telah mengusulkan Jalan Sintang—Sekadau yang merupakan jalan nasional untuk dilebarkan,” kataya.
Sedangkan untuk jalan provinsi yang telah diusulkan, diantaranya ruas jalan dari Simpang Medang ke Serawai.(IP-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *