Kontribusi Besar Kemajuan Bisnis Kelapa Sawit di Kalbar

Foto Tribun Pontianak
banner 468x60

MEMPAWAH, insidepontianak.com – Pabrik pengolahan inti sawit atau Kernel Crushing Plant (KCP) dan Bulking Station (fasilitas penimbunan crude palm oil) milik perusahaan sawit PT Peniti Sungai Purun di Desa Wajok, Kecamatan Siantan, Jumat lalu diresmikan.

Strategic Affair PT Peniti Sungai Purun (PSP), Agus Sumasto, bersyukur atas peresmian pabrik setelah hampir dua tahun proses pembangunan. Agus Sumasto berkata, hadirnya pabrik pengolahan dan fasilitas penimbunan sebagai pencapaian luar biasa dari perjalanan operasional perusahaan.

Muat Lebih

“Ini merupakan kerja keras yang tiada henti-hentinya dari tim engineering perusahaan dalam mewujudkan pembangunan pabrik ini sehingga sesuai dengan konsep yang diinginkan,” kata Agus Sumasto.

Agus Sumasto menjelaskan, sebagai perusahaan agribisnis dengan tata kelola yang baik, pemilihan konsep pembangunan Murai Mill telah disiapkan dengan matang. Ia menerangkan, KCP yang berkapasitas 400 ton/hari, selain disuplai oleh boiler berkapasitas 25 ton dan menggunakan bahan bakar biomas, juga memiliki sistem pengolahan air reverse osmosis (RO) yang digunakan pada pemrosesan.

Selain itu, proses kernel dilakukan dengan dua stage yang masing-masing memiliki 22 unit press sehingga didapatkan oil extraction rate yang tinggi. Adapun bulking station dilengkapi jetty sepanjang 90 meter dan gudang palm kernel meal seluas 2.400 m², tangki kernel silo yang berkapasitas 3.000 ton, dan tangki CPO sebanyak dua unit yang berkapasitas 3.000 ton/unitnya.

Direktur PT PSP, Firman Choiruddin berharap, dengan beroperasinya Murai Mill ini, proses pengolahan minyak inti sawit dan proses bongkar muat CPO dan CPKO dapat berjalan dengan mudah.

“Mengefisiensikan waktu serta dapat mengontrol kualitas mutu CPO yang dikirimkan,” kata Direktur PT PSP, Firman Choiruddin, dikutip dari Mempawahkab, Rabu (10/5/2017).

Dengan diresmikannya Murai Mill PT. PSP, kata Firman, akan ada kontribusi yang lebih besar bagi kemajuan bisnis kelapa sawit Indonesia secara umum dan Kalimantan Barat pada khususnya.

“Dan tidak lupa diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar, dalam hal ini petani kelapa sawit yang berada berdekatan dengan PT Peniti Sungai Purun,” kata dia.

Turut hadir pada peresmian kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama setempat. Peresmian Murai Mill PT PSP dibuka dengan acara tari-tarian khas Kalimantan Barat sebagai simbol penghormatan terhadap adat istiadat lokal. (IP-04)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *