Kurikulum Kemaritiman Memberikan Ruang Kreatif Kepada Guru

MAKASSAR, insidepontianak.com – Sebagai negara kepulauan, Indonesia telah menjadikan maritim sebagai bagian dari kebudayaan Indonesia. Keterbukaan terhadap perubahan, semangat pantang menyerah, dan bekerja keras adalah corak kebudayaan maritim yang menjadi karakter manusia Indonesia.

Maka dari itu, membangun kemaritiman diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan berjiwa bahari, Kemenko Bidang Kemaritiman melalui Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek, dan Budaya Maritim berkomitmen untuk terus memajukan budaya maritim melalui sektor ekonomi, pariwisata.

Bacaan Lainnya

“Khususnya pada sektor pendidikan,” kata Asisten Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kemenko Bidang Kemaritiman, Tubagus Haeru Rahayu dalam Rapat Koordinasi Perluasan Sekolah Percontohan di 21 Provinsi hari ke-2 di Hotel Aryaduta, Makassar, Sulawesi Selatan.

BACA JUGA

    Seperti Apa Layanan Booking Buku Online?

   Catat! Disdukcapil Pontianak Pelayanan di CFD 

   Viral, Siswa SMKN di Pontianak Rela Pungut Barang Bekas Agar Bisa Bersekolah

Kemenko Bidang Kemaritiman terus berupaya menanamkan nilai-nilai kemaritiman melalui pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK Non-Kemaritiman, serta mempromosikan budaya makan ikan.

Dia menjelaskan bahwa adapun Kurikulum Kemaritiman dikembangkan berdasarkan sejarah, nilai budaya, dan potensi kemaritiman untuk membentuk cinta tanah air dan jiwa bela negara dalam rangka membangun kembali Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *