Ditreskrimum Polda Kalbar Selamatkan 42 Korban Perdagangan Orang

Foto Humas Polda Kalbar

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ditreskrimum, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengungkap tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sebanyak 42 orang korban perdagangan orang berhasil diselamatkan.

Bertempat di Mapolda Kalbar, Jumat (16/11/2018), Press Conference disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono. Ia mengungkapkan arus tenaga kerja migran illegal yang melalui wilayah Kalimantan Barat menuju wilayah Sarawak, Malaysia tidak henti-hentinya. Mereka selalu mencari kesempatan untuk menyeberang melalui perbatasan dengan berbagai cara, untuk mengelabui petugas dan para penegak hukum.

Bacaan Lainnya

“Namun, atas kesigapan dan kejelian anggota dilapangan, penyidik Ditreskrimum Polda Kalbar berhasil mengungkap para pekerja migran yang akan berangkat menuju Malaysia,” tutur Kapolda.

BACA JUGA Kapolda Kalbar Apresiasi Kinerja Jajaran dengan Penghargaan

Berdasarkan hasil pengungkapan TPPO ini merujuk pada Laporan Polisi : LP/426/XI/Res.1.15./2018/Kalbar/Spkt tanggal 28 Oktober 2018. Adapun tindak pidana dan persangkaan pasal, Tindak Pidana Penempatan Pekerja Migran Indonesia di Luar Negeri dan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Atas kejadian itu, sejumlah tersangka diamankan. Di antaranya berinisial AND, laki-laki 43 tahun dan ASH, laki-laki 39 tahun.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *