APBD Kaltim 2019 Disetujui Rp10,75 Triliun

Gubernur Isran Noor dan Ketua DPRD Kaltim H Syahrun menandatangani Rancangan APBD Kaltim 2019 yang disepakati sebesar Rp10,75 Triliun. (foto: kaltimprov.go.id)
Gubernur Isran Noor dan Ketua DPRD Kaltim H Syahrun menandatangani Rancangan APBD Kaltim 2019 yang disepakati sebesar Rp10,75 Triliun. (foto: kaltimprov.go.id)

SAMARINDA, insidepontianak.com – DPRD Kalimantan Timur resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kaltim 2019 sebesar Rp10,75 triliun.

Persetujuan disampaikan pada Rapat Paripurna ke-38 DPRD Kalimantan Timur dengan agenda Penyampaian Laporan Badan Anggaran DPRD Provinsi Kaltim tentang Raperda APBD TA 2019, Permintaan Persetujuan DPRD terhadap Raperda tentang APBD 2019, penandatanganan persetujuan bersama antara Kepala Daerah dengan DPRD terhadap Raperda tentang APBD TA 2019 dan penyampaian pendapat akhir Gubernur Kaltim terhadap Raperda tentang APBD TA 2019.

Bacaan Lainnya

Rapat paripurna di Gedung Utama DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar Samarinda dihadiri Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Wakil Gubernur H Hadi Mulyadi. Sementara dari jajaran legeslator Karang Paci dipimpin Ketua DPRD Kaltim HM Syahrun HS dan dihadiri 31 Anggota DPRD Kaltim.

BACA JUGA Wujudkan Masyarakat Adil dan Makmur di Desa

               Duh! Minat Baca di Kaltim Masih Rendah

“Semoga persetujuan Raperda APBD 2019 ini memberikan manfaat besar bagi rakyat Kaltim. Terutama untuk pelaksanaan program kerja tahun 2019,” ujar Isran Noor.

Setelah penetapan ini, Isran bertekad akan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di tahun 2019. Diharapkan dengan alokasi anggaran pembangunan yang lebih baik dari tahun ini, perekonomian Kaltim akan tumbuh lebih baik, termasuk peningkatan kebutuhan dasar masyarakat.

Selain pemberdayaan ekonomi masyarakat, kualitas dan kuantitas pelayanan publik pun harus ditingkatkan untuk menjawab berbagai tuntutan masyarakat melalui program-program yang telah disepakati menuju Kaltim berdaulat.

“Semoga kita bisa memanfaatkan anggaran ini dengan baik, sehingga terwujud kesejahteraan rakyat. Termasuk dalam bidang pendidikan. Kita akan perhatikan secara proporsional. Salah satunya untuk pengaturan beasiswa,” ucapnya.

Adapun persetujuan Rancangan APBD tersebut rinciannya, yaitu pendapatan direncanakan sebesar Rp10,53 triliun yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp5,45 triliun, Dana Perimbangan Rp5,05 triliun dan pendapatan daerah yang sah sebesar Rp22,15 miliar. Pemprov Kaltim juga mengalokasikan penerimaan pembiayaan sebesar Rp220,04 miliar sehingga total APBD 2019 ditaksir mencapai Rp10,75 triliun.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *