Cara Meningkatkan Pola Pikir Mahasiswa

PONTIANAK, insidepontianak.com – Masa penerimaan anggota baru (MAPABA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang di selenggarakan oleh mahasiswa Universitas Tanjung pura (UNTAN) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, pada Minggu (2/12/2018).

Dalam kegiatan ini mahasiswa yang ikut pengkaderan atau yang disebut MAPABA agar agar bisa meningkatkan pola pikir mahasiswa secara Islam di era milenial.

Bacaan Lainnya

Ketua Rayon Fakuktas Ekonomi dan Bisnis Untan, Pungkas Wijaya menjelaskan mahasiswa yang ikut dari berbagai macam perguruan tinggi yang ada di Pontianak, Kalimantan Barat khususnya.

BACA JUGA Ketua MPR Terima Perwakilan Demonstrasi Mahasiswa

Salah satunya mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Universitas Tanjungpura (UNTAN), Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP), dan Yayasan Panca Bakti Utama (YPBU).

“Mereka saling membaur satu dengan yang lain, tidak ada perbedaan dalam PMII meskipun berbeda kampus, karena kalau sudah tergabung dalam PMII semua sudah jadi sahabat,” kata Pungkas Wijaya.

Dia menjelaskan,  sejumlah program kerja Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Di antaranya adalah   program kerja Rayon Fakultas Ekonomi dan bisnis, pembelajaran jurnalistik, pembuatan makalah, desain, dan video.

BACA JUGA  Sambut Hari Guru, Puluhan Guru Madrasah Diberikan Penghargaan

Ketua Komisariat UNTAN Fahrizal Amir, siap mengawal mahasiswa yang ikut PMII untuk dapat beasiswa. “Asalkan IPKnya 3,0,” kata  Fahrizal Amir.

Dia berkata, kegiatan PMII tidak hanya itu. PMII juga membaur kepada masyarakat dan memberikan lowongan kepada siswa yang ingin kuliah di untan. Asalkan masuk PMII.

“Berharap kedepannya mahasiswa yang ikut MAPABA bisa ikut andil dalam mengawal siswa yang ingin masuk organisasi ini,” katanya.

Ketua Cabang PMII Pontianak Abdul Wesi, mengajak peserta yang hadir untuk serius dan konsentrasi, agar materi yang di sampaikan bisa di cerna dan pelajari untuk kedepannya.

“PMII hadir dalam perjuangan nilai-nilai islam, PMII juga hadir dalam ketahanan Republik Indonesia, PMII harus berada di tengah tidak berada di sisi kiri atau kanan, karena PMII lahir untuk menjalankan ahli sunna wal jamaah,” ujar Abdul Wesi.

Dia menjelaskan,  apa saja yang harus disiapkan oleh mahasiswa yang ikut MAPABA.  “Setelah kalain selesai kulaih, kalian di anggap mampu oleh masyarakat. Jadi untuk menghadapi itu semua, kawan-kawan untuk ikut organisasi untuk menambah  kemampuan pengetahuan”.  (Khairus Salam)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *