banner 468x60

Jonan Bicara Blak-blakan Pasca Divestasi Freeport

  • Bagikan
Foto oleh ANTARA

Jakarta, insidepontianak.com – Presiden Joko Widodo telah mengumumkan pelunasan divestasi PT Freeport kepada PT Inalum (Persero) di Istana Merdeka. Drama yang panjang serta tarik ulur mengenai negosiasi perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia akhirnya selesai di penghujung tahun 2018.

PT Freeport Indonesia (PTFI) secara sah kembali ke Nusantara, dengan menguasai saham mayoritas sebesar 51 persen. Seakan masih mengganjal, setelah divestasi pun berbagai komentar tetap bermunculan mengenai tambang emas terbesar di dunia tersebut.

Holding Industri Pertambangan PT Inalum (Persero) bahkan menyayangkan adanya tuduhan bahwa divestasi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) seolah-olah membeli barang milik Indonesia sendiri.

“Sangat disayangkan beberapa pengamat tidak membaca data dan Kontrak Karya (KK) PTFI sebelumnya, namun berani membuat analisa bodong dan menyesatkan publik seolah-olah kita membeli Tanah Air kita sendiri. Tidak seperti itu,” kata Kepala Komunikasi Korporat dan Hubungan Antar Lembaga Inalum Rendi Witular.

Inalum resmi meningkatkan kepemilikannya di PTFI dari 9,36 persen menjadi 51 persen dengan membayar 3, 85 miliar dolar AS atau sekitar Rp55 triliun dan menjadi pengendali perusahaan yang memiliki tambang Grasberg di Papua dengan kekayaan emas, perunggu, dan perak, sebesar Rp2.400 triliun hingga 2041.

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: