Dari Melek 36 Jam hingga Perjalanan 200 Km demi Pemilu Bersih

ANTARA

Beijing, insidepontianak.com – Kurela pergi pagi pulang pagi….

Potongan lirik lagu yang dipopulerkan grup band Armada itu, sepertinya pantas disematkan kepada para pekerja demokrasi tanpa pamrih demi keberhasilan Pemilu 2019.

Bacaan Lainnya

Betapa tidak, dari pertama kali dilantik pada awal Maret 2019 hingga berakhirnya proses pemungutan dan penghitungan suara pasangan calon presiden/wakil presiden dan calon anggota DPR, para petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri (KPPSLN) Beijing belum menerima honor sepeser pun.

“Dari awal kami gabung, tidak pernah memikirkan itu (honor),” kata Faqih Ma’arif, mahasiswa Beijing University of Aeronautics and Astronautics yang dikenal dengan sebutan Beihang University, seperti dilansir Antara, Sabtu (20/4/2019).

Kandidat doktor bidang struktur gedung asal Sleman, DI Yogyakarta, itu merasa terpanggil untuk bisa menjadi bagian dari penyelenggara pemilu bagi warga negara Indonesia di Ibu Kota China tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *