Malaysia Godok Draft Amandemen UU Ketenagakerjaan Pekerja Migran

  • Bagikan
Foto Ist

KUALALUMPUR, insidepontianak.com – Kementerian Tenaga Kerja Malaysia bersama para expert, sedang menggodok draft amandemen Undang-Undang Ketenagakerjaan untuk pekerja migran di Malaysia.

“Salah satu yang akan diatur adalah, pekerja migran rumah tangga tidak diperbolehkan tinggal di luar rumah majikan. Alasannya, banyak terjadi pekerja migran yang melarikan diri dari rumah majikan,” kata Maizidah, aktivis buruh migran di BAR Coucil Malaysia, Minggu (28/4/2019, kepada Insidepontianak.com.

Namun, sektor restoran, perusahaan dan lainnya, akan dipastikan mereka harus mendapatkan akomodasi yang layak, dengan dilihat bukan dari gedungnya tetapi dengan fasilitasnya seperti kebersihan toilet, bantal, selimut dan lainnya, sesuai dengan kebutuhan pekerja migran.

Ada kabar baik karena dalam amandemen ini akan diatur bahwa dalam satu minggu, wajib diberikan libur satu hari, atau jika tidak libur maka majikan wajib memberikan upah lembur.

Hal ini belum diatur dalam Undang-Undang yang sudah berlaku. Pekerja migran juga ada peluang untuk untuk berserikat. Namun, hal ini masih dalam taraf diskusi, karena pertimbangan pekerja migran memiliki kontrak kerja terbatas. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: