BNPB Apresiasi Gelar Kesiapsiagaan Melibatkan Berbagai Pihak di Jatim

Foto BNPB

MALANG, insidepontianak.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang terlibat dalam Gelar Kesiapsiagaan di Lapangan Rampal, Malang, Jawa Timur, Selasa (30/4/2019). Gelar kesiapsiagaan dihadiri juga Gubernur Jawa Timur, Kofifah Indar Parawangsa.

Gelar kesiapsiagaan tersebut masih dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh pada 26 April lalu. Doni menekankan bahwa HKB bukan kegiatan seremoni. “Akan tetapi mengedepankan aksi nyata, berupa pemeriksaan sarana dan prasarana keselamatan, seperti rambu dan jalur evakuasi, serta titik kumpul, ketersediaan alat pemadam api, manajemen keselamatan bangunan bertingkat,” tambah Doni di hadapan 3.500 peserta.

Bacaan Lainnya

“Melatih evakuasi dengan tenang dan tidak panik merupakan keberhasilan dalam menghadapi bencana,” ujar Doni pada.

Doni menyatakan, kesiapsiagaan masyarakat terus dilakukan. Termasuk langkah dalam penanganan bencana. Juga mengenali ancamannya, siapkan strateginya. Siap untuk selamat dengan meningkatkan kegiatan-kegiatan pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan, peringatan dini dan peningkatan kapasitas.

“Tidak mungkin upaya ini hanya mengandalkan pemerintah. Tapi kita lakukan bersama dengan komponen dunia usaha, masyarakat, media dan para pakar. Kolaborasi dan sinergi ini terbingkai dalam penthahelix penanggulangan bencana,” ujar Doni.

Ditilik catatan BNPB sepanjang Januari hingga April 2019, sebanyak 1.586 bencana terjadi di Indonesia. Dampak bencana yang ditimbulkan 325 orang meninggal dunia, 113 orang hilang, 1.439 orang luka-luka dan 996.143 orang mengungsi dan menderita. Kerusakan fisik meliputi 3.588 rumah rusak berat, 3.289 rumah rusak sedang, 15.376 rumah rusak ringan, 325 bangunan pendidikan rusak, 235 fasilitas peribadatan rusak dan 78 fasilitas kesehatan rusak. (IP-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *