Bawaslu Sanggau Tangani Enam Laporan Dugaan Money Politic

Foto RRI

SANGGAU, insidepontianak.com – Komisioner Bawaslu Kabupaten Sanggau, Inosensius menyampaikan, selama masa kampanye Pemilu 2019, pihaknya menangani 21 dugaan pelanggaran. Sebanyak 14 di antaranya berupa temuan dan tujuh kasus lainnya berupa laporan.

“Dari tujuh itu, satu berupa administrasi, enam laporan tentang dugaan politik uang (money politic),” katanya ditemui di ruang kerjanya, Kamis (2/5/2019).

Bacaan Lainnya

Hingga saat ini, kata Ino, sapaan akrabnya, laporan tersebut masih terus diproses. Politik uang tegas dia, adalah pidana Pemilu. Namun untuk membuktikan hal tersebut ada tahapan yang harus dilalui.

Ada proses mulai dari penerimaan laporan, kajian awal, klarifikasi dan penyelidikan. Setelah itu Bawaslu akan membuat kajian.

“Karena ini tindak pidana Pemilu, kita bersama sentra Gakkumdu. Penanganannya 14 hari kerja paling lama. Sedangkan untuk laporan, paling lama tujuh hari sejak diketahui atau ditemukan,” jelasnya.

Ino menyebut, di Sentra Gakkumdu ada pembahasan pertama dan kedua terkait kasus tersebut. Namun laporan tersebut masih ranah Bawaslu. “Jaksa dan kepolisian itu mendampingi Bawaslu. Baik dalam klarifikasi dan penyelidikan,” timpalnya.

Setelah tahapan proses dilalui, baru digelar pleno untuk memutuskan, apakah laporan tersebut diteruskan ke penyidik atau dihentikan. Jika ditemukan bukti kuat, akan teruskan ke penyidik. Kepada Jaksa, pihak Gakkumdu akan menjelaskan proses penanganannya.

“Supaya apabila nanti dilimpahkan ke pengadilan sudah lengkap. Sejauh ini sudah banyak kita panggil saksi-saksi. Konsekuensi administrasi jika terbukti secara massif, terstruktur dan sistematis, pembatalan sebagai calon,” tegas Ino.

Ia memastikan, paling cepat pada 10 Mei 2019 sudah ada laporan yang diputuskan Bawaslu, apakah dilanjutkan atau dihentikan. “Karena laporan ini kan masuknya tidak serentak,” pungkas Ino. (IP-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *