Sutarmidji Minta izin Buat Aturan Perairan Tangkap Kalbar dan Riau

Foto Humas Polda

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji minta izin kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Susi Pujiastuti untuk membuat regulasi perizinan perairan tangkap antara Provinsi Kalimantan Barat dan Riau.

“Permasalahannya adalah wilayah tangkap antara Kalbar dan Riau itu sangat dekat sekali, sehingga regulasinye harus jelas agar tidak menimbulkan polemik ke depannya,” kata Sutarmidji, saat menghadiri proses penenggelaman kapal di Kantor PSDKP Pontianak, Sabtu (4/5/2019).

Bacaan Lainnya

Sutarmidji menyatakan, dirinya mengajukan hal itu mengingat, ketika nelayan Kalbar, khususnya yang dari Pemangkat, Sambas masuk ke perairan Natuna harus mengurus izin ke Kepulauan Riau.

“Memang tidak sulit mengurusnya, namun banyak nelayan kita yang mengaku repot untuk mengurusnya,” tuturnya.

Untuk itu, dia minta agar regulasinya bisa diatur oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, untuk memfasilitasi hal tersebut. Pihaknya siap untuk membuat MoU dengan Provinsi Kepulauan Riau, terkait hal itu.

Terkait proses pemusnahan kapal nelayan asing yang berhasil ditangkap pihak berwajib di perairan Kalbar, Sutarmidji justru menjelaskan bahwa, dirinya sangat mendukung pelaksanaan pemusnahan dengan cara penenggelaman tersebut.

“Saya sebagai Gubernur sangat mendukung langkah yang dilakukan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dipimpin ibu Susi ini,” kata Sutarmidji.

Bila perlu barang bukti yang sudah ditahan itu diproses cepat, tidak boleh dibiarkan lama. Jika keputusan pertama itu final, barang bukti langsung dimusnahkan, tidak perlu sampai ke pengadilan.

Menanggapi permintaan Gubernur Kalbar, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti menyatakan, pihaknya akan mengkaji kembali apa yang disampaikan oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji.

“Ini akan kita pelajari dulu, jika memang memungkinkan kita akan membuat regulasinya,” kata Susi.

Sebagai informasi, selain jajaran Kementerian Kelautan dan Perikanan, penenggelaman kapal itu juga diikuti Gubernur Kalbar Sutarmidji, Kajati Kalbar Baginda Polin Lumban Gaol, Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, dan Wakasal Laksamana Madya Wuspo Lukito dan tamu undangan. (IP-01)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *