Polisi Kalteng Ringkus Suami Pembunuh Istri di Ketapang

  • Bagikan
Pembunuh istri Ketapang
Pelaku pembunuh istri di Ketapang dibekuk polisi. (Foto: insidepontianak.com)

KETAPANG, insidepontianak.com – Polres Ketapang bekerja sama dengan Polsek Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng, berhasil menangkap Imam Kunarso (54) tersangka pembunuhan terhadap istrinya sendiri Heni Darsita (43) warga Komplek Praja Nirmala, Blok E, Kelurahan Sukaharja, Ketapang.

Tersangka diduga nekad menghabisi nyawa istrinya lantaran bermotif dendam.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto mengatakan, pihaknya dari awal menduga suami korban sebagai pelaku pembunuhan, lantaran dari beberapa alat bukti awal dan interogasi lisan terhadap beberapa saksi, dugaan mengarah terhadap tersangka.

“Kita langsung melakukan pengembangan dan ketika mengetahui posisi pelaku, kita langsung berkoordinasi dengan unit Reskrim Polsek Arut Selatan,” ungkapnya, Jum’at (17/5/2019).

Ia melanjutkan, pelaku diketahui meninggalkan lokasi kejadian dan hendak melarikan diri dengan menggunakan mobil milik korban dan meninggalkan mobil tersebut di wilayah Kecamatan Nanga Tayap, Ketapang untuk menggunakan mobil travel menuju ke wilayah Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Jarak kita dengan pelaku jauh harus menumpuh waktu 14 jam, makanya kita meminta bantuan aparat di sana mengamankan tersangka, dan alhamdulillah sudah diamankan, Kamis (16/5) sore, dan saat ini anggota sudah dalam perjalanan membawa tersangka ke Mapolres Ketapang,” tegasnya.

Ia menambahkan, dari keterangan sementara tersangka, mengaku tega menghabisi nyawas istrinya karena kesal dan dendam akibat tersangka kerap disalahkan oleh korban.

“Untuk motif lebih dalam, kita akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka dan akan kita sampaikan kembali,” tuturnya.

Tersangka dipersangkakan Pasal 338 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

“Korban diduga meninggal karena kehabisan darah akibat sejumlah luka menganga yang diderita korban,” tutupnya. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: