banner 468x60

Paolus Hadi Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-111

  • Bagikan
Bupati Sanggau Paolus Hadi ziarah ke Taman Makam Pahlawan usai Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-111, Senin (20/5). (FOTO Insidepontianak.com)

SANGGAU, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Sanggau menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111. Dalam upacara yang digelar di halaman Kantor Bupati Sanggau itu, Bupati Sanggau Paolus Hadi (PH) bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara yang mengangkat tema “Bangkit untuk Bersatu” ini dihadiri Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Gede Setiawan, Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau Tengku Firdaus, Kepala BNNK Sanggau AKBP Ngatiya, Wakapolres Sanggau Kompol Damianus, Kabagren Polres Sanggau Kompol Wardaya, Karutan Kelas IIB Sanggau Isnawan, Kepala Imigrasi Kelas IIB Sanggau Catur, Para Pasi Kodim 1204/Sanggau, Kepala OPD Sanggau, Para Kasat Polres Sanggau, TP PKK Sanggau, Persit KCK Cabang XLVlll Kodim 1204/Sgu.

Sementara peserta upacara diikuti Kodim 1204/Sanggau, Polres Sanggau, Kompi Senapan B Yonif 642/Kps, Satpol PP Pemkab Sanggau dan ASN Pemkab Sanggau.

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dalam sambutannya yang dibacakan oleh PH menyampaikan, dalam naskah Sumpah Palapa yang ditemukan pada kitab Pararaton tertulis Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi Tan Ayun Amuktia Palapa, Sira Gajah Mada: “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tanjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa.”

“Sumpah Palapa tersebut, merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para Pahlawan Nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini,” kata PH, Senin (20/5).

Dikatakannya, peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111 ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. “Karena kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam Pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita,” ujarnya.

Dikatakannya, sampai sekarang ini tahap-tahap pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar. Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak petugas pemilu, bahkan berupa pengorbanan nyawa.

“Sungguh mulia perjuangan mereka untuk menjaga kelancaran dan kejujuran proses Pemilu ini. Sambil mengirim doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut, alangkah eloknya jika kita wujudkan ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh undang-undang, dalam waktu yang tidak lama lagi,” ucapnya.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadan. Bagi umat muslim, bulan suci ini menuntun umat untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah.

“Hingga pada akhirnya, pada ujung bulan Ramadan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita. Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema Bangkit Untuk Bersatu. Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Usai upacara, dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga ke taman makam pahlawan yang dipimpin oleh Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Gede Setiawan. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: