banner 468x60

Polisi Identifikasi 98 Orang Terkait Aksi di Pontianak Memakai Narkoba

  • Bagikan
Konpers di Mapolda
KONPER - Sultan Pontianak, Melvin Alkadrie didampingi Gubernur, Kapolda dan Pangdam, memberikan keterangan pers terkait kerusuhan di Pontianak yang membuat pos polisi dibakar, Kamis (23/5/2019). (Foto Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Berdasarkan data dari kepolisian daerah Kalbar, tiga di antara 98 orang yang dinyatakan positif memakai narkoba jenis sabu, akan diproses hukum terkait dengan kepemilikan narkoba. Sementara 102 lainnya akan dikembalikan ke keluarga masing-masing.

Hal ini diungkap oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono saat menggelar mediasi dan negosiasi antara Gubernur Kalbar, Sultan Pontianak, serta TNI di Mapolda Kalbar, Kamis (23/5/2019).

“Dari hasil tes urin terhadap 203 orang yang diamankan oleh jajaran Polda Kalbar, 98 diantaranya positif menggunakan narkona jenis sabu-sabu,” katanya.

Sementara itu gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menjamin seluruh perusuh yang dipulangkan dan dikembalikan ke keluarga masing-masing. Hal ini karena adanya jaminan juga dari Sultan Pontianak yang dilengkapi dengan surat pernyataan berbagai pihak, yang mana isinya terkait dengan perjanjian tidak akan mengulangi tindakan yang sama dan cenderung merugikan banyak pihak.

Tak hanya menjamin kepulangan perusuh, Gubernur Kalbar yang akrab dipanggil Bang Midji ini, juga akan menjamin biaya pengobatan para korban, baik itu perusuh atau pun aparat kepolisian.

“Semua biaya pengobatan baik perusuh dan aparat penegak hukum yang dirawat di rumah sakit ditanggung oleh Pemprov Kalbar,” ujarnya. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: