banner 468x60

Bom Bunuh Diri Meledak di Pospam Lebaran Polres Sukoharjo

  • Bagikan
Radikalisme
BOM - Pelaku yang diduga melakukan bom bunuh diri tergelatak di samping Pospam, Tugu Kartasura. (Foto Ist)

SUKOHARJO, Insidepontianak.com – Sebuah ledakan yang diduga bom bunuh diri terjadi di Pos Pengamanan (Pospam) Lebaran 2019 milik Polres Sukoharjo di Tugu Kartasura, Jalan Ahmad Yani Bundaran Kartasura. Dari kejadian ini, satu orang mengalami luka-luka, Senin (3/6/2019).

Berdasarkan informasi yang beredar dari buket kepolisian, kejadian itu pertamakali disaksikan oleh seorang remaja bernama Rakian Rangga Putra Perdana (25), warga Ngepos, Kelurahan Kartasura, Kecamatan Kartasura Sukoharjo.

Diceritakan dia, waktu itu sekitar pukul 22.20 Wib dirinya tengah memberikan Toa di Pos Pantau Pospam 1 Tugu Kartasura. Tak lama kemudian, melintas seorang laki-laki memakai kaos warna hitam dan celana jens serta menempel sebuah kabel headset di telinganya. Laki-laki itu tak ia kenal, dan berjalan dari arah selatan menuju Pospam Tugu Kartasura.

Beberapa waktu kemudian, laki-laki tersebut langsung duduk di trotoar jalan tepat di depan Pospam Tugu Kartasura. Setelah itu, 10 menit kemudian terjadi sebuah ledakan di lokasi tersebut, yang mengakibatkan orang yang tidak dikenal itu mengalami luka-luka.

Melihat kejadian itu, kemudian saksi dan anggota Polri yang berada di Pospam Tugu Kartasura menyelamatkan diri dan mensterilkan TKP. Sementara orang yang tidak dikenal tersebut, tergeletak dengan kondisi luka-luka.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Rycko Amelza Daniel menyatakan ledakan yang terjadi simpang tiga Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, merupakan serangan kepada petugas kepolisian.

“Ini serangan kepada petugas polisi dan ini bukan yang pertama. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir, tetap lanjutkan aktivitasnya. Kami tetap menjamin kelancaran pemudik,” katanya di sela tinjauannya di lokasi kejadian, di Sukoharjo, Selasa dini hari.

Terkait dengan ledakan tersebut, Rycko mengatakan satu orang menjadi korban yang juga diduga sebagai pelaku, seperti dilansir Antara. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: