Tubuh Masmunir ‘Manusia Kayu’ Jadi Kaku Setelah Kecelakaan

  • Bagikan
Manusia Kayu
MANUSIA KAYU - Kapolsek Simpang Hilir, Iptu Aris Pramudji menyambangi rumah manusia kayu itu,Masmunir bin Abu di Jalan Gustirum, RT 3 RW 3, Dusun Teri Jaya Makmur, Desa Teluk Melano, Kayong Utara. (Foto Ist)

KAYONGUTARA, insidepontianak.com – Pria itu bernama lengkap Masmunir bin Abu. Ia tinggal menetap di Jalan Gustirum, RT 3 RW 3, Dusun Teri Jaya Makmur, Desa Teluk Melano, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat. Dia kelahiran Pulau Kumbang, 5 Oktober 1962.

Di akhir penghujung bulan suci Ramadan 2019, Kapolsek Simpang Hilir, Iptu Aris Pramudji menyambangi rumah manusia kayu itu.

Masmunir bin Abu mendoakan semua personel Kepolisian Polres Kayong Utara, selalu sehat walafiat. “Terus ya lancar dan sehat,” tutur Kapolsek Simpang Hilir, Iptu Aris Pramudji menirukan ucapan Masmunir.

Masmunir bin Abu menderita penyakit tersebut sejak usia 18 tahun. Puluhan tahun sudah tubuh Masmunir bin Abu menjadi kaku seperti kayu. Kapolsek Simpang Hilir, Iptu Aris Pramudji mengaku, kedatangannya ke kediamannya guna memberikan semangat.

“Awalnya dia normal, akibat kecelakaan jadi kaku, macam kayu, di bagian tangannya,” ucap Kapolsek Simpang Hilir.

Aris berkata, Masmunir merindukan sosok Kapolres Kayong Utara, AKBP Asep I. Rosadi yang terus menerus tanpa lelah, menjaga Kamtibmas Kabupaten Kayong Utara.

“Intinya dia keinginan ketemu Kapolres yang baru,” kata Aris.

Aris menjelaskan, Masmunir bisa mengobati orang lain.

“Dia itu bisa ngobati orang, tergantung orang yang mau minta tolong dia, bisa sebuh. Contohnya ada masalah keluarga, bisa akur lagi,” ujar Aris. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: