banner 468x60

Dua Bengkel dan Rumah Makan Ludes Terbakar Akibat Korsleting Listrik di Pontianak

  • Bagikan
Kebakaran
TERBAKAR - Dua bengkel dan satu rumah makan ludes terbakar, akibat korsleting listrik di Pontianak, Jumat (7/6/2019). (Foto Insidepontianak.com)

PONTIANAK, Insidepontianak.com – Kebakaran kembali terjadi di Kota Pontianak. Kali ini kebakaran terjadi di Jalan Budi Utomo RT 01 / RW 23, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, sekitar pukul 03.00 Wib, Jumat (7/6/2019).

Akibatnya, tiga gedung bangunan ludes terbakar. Di antaranya 1 buah bangunan bengkel las Sandi Motor milik Siat Khiong, dan bengkel mobil milik Alim, dengan ukuran masing-masing gedung 15×17 meter persegi, serta satu buah bangunan warung nasi milik Usman, juga berukuran 15×17 meter persegi.

Berdasarkan keterangan saksi, penjaga malam bengkel, Usman yang disampaikan oleh Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Abdullah Syam, kala itu sekitar pukul 02.00 Wib situasi di sekitar lokasi kebakaran, dalam keadaan aman. Kemudian dirinya memutuskan untuk kembali ke rumahnya untuk makan.

Satu jam kemudian, dari dalam rumah dirinya mendengar suara sirine pemadam kebakaran mengarah ke arah bengkel jagaannya. “Saat itu saksi (Usman) keluar rumah, kepulan asap sudah mulai menghitam memenuhi langit,” kata dia.

Saksi lain, Jeri seorang penjaga Gereja Petra Siantan yang lokasinya tepat di sebelah kejadian kebakaran menjelaskan, sekitar pukul 02.30 Wib dirinya terbangun karena merasa ada yang tidak beres di luar gereja. Saat keluar, hendak mengecek, dirinya melihat kobaran api sudah membesar dari arah warung nasi tersebut.

Mengantisipasi kebakaran meluas, dirinya mengambil inisiatif mematikan aliran listrik gereja dan membangunkan seluruh keluarganya, untuk menyelamatkan diri ke luar gereja.

Kata Abdullah, saat itu Jeri bersama keluarganya berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. “Mereka berteriak meminta tolong juga kepada warga lain, agar mematikan api ini,” jelasnya.

Setidaknya sembilan pemadam kebakaran yang datang ke lokasi untuk memadamkan api ini. Di antaranya, Pemadam Kebakaran BPAS Siantan, Gotong Royong, Mitra Bhakti, Panca Bhakti, Merdeka, Mitra Jawi, Pesat, Kapuas Bhakti, serta Relawan Pemadam Kebakaran Siantan Hulu (RPKSH).

“Api dapat dipadamkan sekitar pukul 04.30 wib,” tambah Abdullah.

Saat ini penampakan lokasi kebakaran sisa-sisa puing bangunan terlihat berserakan, seperti atap seng dan balok-balok tiang bangunan. Di sisi lain, setidaknya lima unit truk dan satu unit Fuso juga ikut terbakar.

Beberapa warga sekitar pada pagi hari pun, masih melihat-lihat di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, tiga gedung ini sudah diberi pembatas dengan seutas tali, agar masyarakat tidak terlalu mendekat ke TKP.

Disampaikan Abdullah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dugaan sementara kebakaran ini diduga akibat adanya konsleting arus listrik.

“Untuk kerugian materilnya sendiri belum ditafsir berapa jumlahnya,” kata dia. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: