banner 468x60

Warga Keluhkan Tol Duplikat Landak Belum Bisa Maksimal Dilalui

  • Bagikan
Macet di Pontianak
MACET -Duplikat Jembatan Tol Landak baru dibuka sementara untuk antisipasi Lebaran, namun, belum bisa sepenuhnya digunakan sehingga di wilayah itu masih selalu macet setiap pagi dan sore saat orang ramai beraktivitas, Rabu (12/6/2019). (Foto Insidepontianak.com)

PONTIANAK, Insidepontianak.com – Jembatan duplikat Tol Landak sudah dibuka sementara oleh Walikota Pontianak, Edi Kamtono beberapa waktu lalu, untuk mengantisipasi Lebaran. Namun, lalu lintas di Jembatan Tol Landak masih terpantau padat. Padahal, semestinya jembatan itu sudah rampung akhir 2018.

Duplikat Jembatan Tol Landak saat ini hanya diperbolehkan dilalui oleh kendaraan roda dari arah kota saja. Namun, kenyataannya masih banyak pengendara lain memilih melalui Jembatan Tol Landak. Sehingga kemacetan di lokasi ini belum bisa diurai, terutama jelang sore hari, dimana aktivitas pengendara sedang padat-padatnya.

Hal ini setidaknya dirasa oleh salah seorang pengendara roda dua, Suprapto yang sempat diwawancara wartawan. Adanya duplikat Jembatan Tol Landak, dirinya berharap mampu mengurai kemacetan, utamanya pada sore hari, saat lalu lintas sedang padat-padatnya.

Selain itu, penyelesaian pembangunan jembatan duplikat ini jika bisa diselesaikan secepatnya, terutama untuk jalan keluar dan masuk, belum dibangun. Sehingga aturan lalu lintas satu arah bisa diterapkan.

“Ya, kalau bisa pemerintah secepatnya menyelesaikan pembangunan jembatan ini, biar bisa jadi satu arah jalannya,” kata dia.

Warga yang sedang dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya di Jalan Budi Utomo, Siantan Hulu,  mengatakan, pada pagi hari di lokasi ini sudah tidak begitu macet lagi. Tapi jelang sore hari, dimana aktivitas pengendara dari arah kota menuju luar kota, serta sebaliknya sedang padat-padatnya, maka macet tak bisa terhindar.

Dia memberikan contoh. Jika tidak macet, waktu tempuh dari tempat kerja menuju rumahnya di Jalan Panglima Aim, hanya butuh waktu sekitar lima sampai delapan menit. Namun, jika sudah macet bisa sampai 10 hingga 15 menit.

“Kalau pagi bisa agak cepat, karena kita berangkat pagikan. Ngindarkan macet ni,” kata dia. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: