banner 468x60

Zulfadhli Ditempatkan di Sel Tipikor dan Lansia

  • Bagikan
Kasus Bansos
Kalapas Kelas II A Pontianak, Farhan Hidayat. (Foto Insidepontianak.com)

PONTIANAK, Insidepontianak.com – Kepala Lembaga Permasyarakartan (Lapas) Kelas II A Pontianak Farhan Hidayat mengatakan, Zulfadhli akan menempati kamar di Blok A yang merupakan blok khusus bagi Tipikor dengan usia lanjut usia (lansia), berisi tujuh sampai sembilan orang.

Ini guna memisahkan tahanan terpidana kasus Tipikor dengan usia lanjut, dengan pidana umum atau pun kasus narkoba. “Jadi dipisahkan dalam satu blok. Ada Tipikor dan usia lanjut,” ucapnya, Rabu (19/6/2019).

Meskipun begitu, dia menegaskan tidak akan memberikan keistimewaan terhadap mantan anggota DPR RI tersebut. Dirinya akan memperlakukan sama seperti tahanan lainnya.

“Yang jelas hak-hak, kewajiban dan larangan kita ikuti sesuai dengan peraturan yang ada,” ujarnya.

Sementara itu untuk remisi, Zulfadhli  berhak mendapatkan remisi dengan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh terpidana.

“Seperti Justice Collaborator, terus ada bayar subside. Syarat-syarat itu harus dipenuhi dulu, baru berhak mendapatkan remisi. Kalau perlakuan lain sama, dia berhak mendapatkan kunjungan dari keluarga, teman dan saudara yang lain,” ujarnya. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: