Bupati Sintang Tutup Acara Jambore Sekami

  • Bagikan
Jambore Sekami
SEKAMI - Bupati Sintang, Jarot Winarno menyapa para peserta Jambore Sekami dan menutup acara itu, Minggu (23/9/2019). (Foto Humpro Sintang)

SINTANG, insidepontianak.com – Bupati Sintang, Jarot Winarno menutup acara Jambore Serikat Kepausan Anak Missioner (Sekami) di Kompleks SD dan SMP Panca Setya 2 Sintang, Minggu (23/6/2019).

“Anak-anakku sekalian, kali ini kalian berkesempatan mengembara untuk mengembangkan diri sebagai 100 persen Katolik 100 persen Indonesia,” kata Jarot  membuka sambutannya siang itu, “dengan ikut serta dalam kegiatan ini kalian telah melakukan pendalaman kerohanian.”

Menurutnya, bila kegiatan ini dinyatakan selesai, tugas penggembalaan anak-anak baru akan dimulai. Hal-hal yang didapatkan kali ini, seterusnya akan menjadi bekal positif dalam hidup anak-anak peserta Jambore Sekami.

“Kita harapkan anak-anakku sekalian sudah jadi Missioner zaman now. Yang tangguh, cerdas dan percaya diri, dalam mewartakan Injil,” tegas Jarot.

Menurutnya, Pemda ingin mewujudkan masyarakat Sintang yang religius, sehingga kegiatan ini wahana penting untuk semua. Kegiatan seperti Jambore ini pas untuk membentuk dan memperkokoh dasar keimanan.

“Kegiatan ini juga bermanfaat untuk mengatasi tantangan di sekeliling kita, memerlukan keimanan yang kuat. Kalian adalah generasi emas untuk Sintang, Gereja Katolik dan Indonesia. Kalian siap jadi generasi pemenang?” tanya Jarot.

“Siap!” jawab anak-anak peserta Jambore Sekami dengan keras.

Bupati Sintang menutup acara ini secara simbolis dengan memukul gong dan melepaskan 12 ekor burung merpati.

Romo Vikjen Keuskupan Sintang, RD Leonardus Miau menyatakan rasa terima kasih kepada kerja keras panitia dan tim dari seluruh Paroki yang hadir.

“Kegiatan ini telah berjalan dengan baik dan lancer. Kegiatan ini adalah, kelelahan yang membawa kegembiraan,” kata Pst. Miau.

Ia menjelaskan, ada 36 Paroki dengan jumlah 1.008 orang dari Melawi, Kapuas Hulu dan Sintang. “Diharapkan ke kampung masing-masing menjadi aktif dalam kehidupan menggereja, sehingga menjadi kekuatan bagi Keuskupan Sintang,” kata Pastor Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang.

Ketua Panitia, Yohanes Kredo menyampaikan, para Alumni kegiatan akan menjadi kelompok anak-anak yang istimewa. Mereka mendapatkan bimbingan rohani lagi di lingkungan gereja masing-masing.

Melalui kegiatan itu, pihaknya mencoba menemukan dan membentuk kelompok anak muda dalam gereja yang memiliki semangat tinggi, khususnya dalam mewartakan Injil.

“Ini merupakan awal dari seluruh karya-karya misioner, kita bawa harapan dan kegembiraan di tengah dunia,” pesannya lagi kepada para peserta.

Tampak hadir, sejumlah tokoh Gereja Katolik dari Keuskupan Sintang. Turut pula hadir Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang, Hendrika dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: