banner 468x60

Empat Nama Bersaing Menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Sanggau

  • Bagikan
Corrnelis
PEMILIHAN - Pengurus dan kader PDIP Sanggau mengikuti rapat untuk memilih Ketua DPC PDIP Sanggau, Jumat (28/6/2019).

SANGGAU, insidepontianak.com – Empat nama dipastikan akan bersaing memperebutkan posisi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sanggau periode 2019-2024. Empat nama itu yakni, Paolus Hadi, Jumadi, Edy Emilianus, dan Yeremias Marselinus.

Nama-nama ini merupakan hasil penjaringan dalam rapat pleno PAC dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sanggau yang digelar di Hotel Grand Narita, Sanggau, Jumat (28/6/2019).

Empat nama yang akan diusulkan tersebut, memiliki track record sebagai pejabat publik. Paolus Hadi saat ini menjabat Bupati Sanggau periode kedua. Jumadi menjabat Ketua DPRD Sanggau dan kembali terpilih di Pileg 2019. Kemudian Edy Emilianus dan Yeremias Marselinus saat ini sama-sama menjabat Anggota DPRD Kabupaten Sanggau.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sanggau, Krisantus Kurniawan mengatakan, sebenarnya ada satu lagi nama yang diusulkan PAC, yaitu Hendrikus Hengky.

“Kenapa nama Hendrikus Hengky tidak masuk? Tentu kita tak bisa melanggar Aturan Partai Nomor 8 Tahun 2019, itu mengamanatkan untuk menjadi pengurus DPC, minimal sudah menjadi pengurus minimal tujuh tahun berturut-turut, yang dibuktikan dengan KTA (Kartu Tanda Anggota). Karena yang bersangkutan belum sampai tujuh tahun, maka kami eliminasi,” jelasnya ditemui usai pleno.

Nama-nama itu nantinya akan dibawa ke DPD untuk selanjutnya diserahkan ke DPP PDIP. Semua keputusan nanti di tangan DPP. DPP punya penilaian-penilaian khusus terhadap para kader yang diusulkan.

“Kalau peluang semua sama. Tidak ada jaminan bahwa si A, si B pasti Ketua DPC. Memang jabatan publik tentu mempengaruhi,” kata Krisantus yang terpilih sebagai anggota DPR RI ini.

Hal serupa ditegaskan Ketua DPD PDIP Kalbar, Cornelis yang hadir rapat pleno PAC dan DPC untuk menjaring nama-nama calon Ketua DPC PDIP Sanggau.

“Semua tidak pasti, karena yang menentukan adalah DPP. Karena nanti juga akan ada tes-tes tertentu, syarat-syaratnya. Tapi keputusan terakhir ada di DPP. Jabatan publik menjadi pertimbangan,” tegasnya.

Mantan Gubernur Kalbar dua periode ini menyebut, penjaringan ini juga sebagai persiapan perhelatan pada 2024 mendatang. Seperti diketahui pada tahun tersebut, setidaknya akan ada Pilgub Kalbar dan Pilbup Sanggau.

Paolus Hadi kini tengah memasuki periode kedua menjadi Bupati Sanggau. Sementara Jumadi punya peluang untuk maju di Pilbup Sanggau mendatang.

“Tadi saya sudah sampaikan, siapa yang mau jadi ketua dewan, siapa mau calon bupati, wakil bupati, orang-orang PDIP harus mempersiapkan diri. Jangan kehabisan kader. Jadi kalau memang kita pantas maju, ya maju,” katanya.

Sementara itu, meski berstatus Bupati Sanggau dua periode, Paolus Hadi mengaku menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme partai.

“Memang ada beberapa penilaian yang mungkin menjadi nilai plus, track record kami sebagai kader partai,” ujarnya.

Dia menyerahkan sepenuhnya kepada DPP, karena itu kewenangan DPP. Tapi dengan namanya diusulkan, berarti peluang itu ada. PH sebagai kader, kalau dipercayakan ia siap. Hal itu juga sudah dikatakan di hadapan para peserta,” kata PH.

PH juga sempat menyinggung soal kemungkinan pemekaran Kapuas Raya. Kader-kader potensial harus disiapkan untuk menduduki jabatan-jabatan publik.

“Pesan Ketua DPD kepada kami, harus mulai berpikir, seandainya Kapuas Raya dimekarkan provinsi Kalbar juga termasuklah di dalamnya bupati, anggota dewan, kita harus siap. Ada  nilai plus lah kalau kita bisa menjadi pengurus partai. Terutama ketua. Pasti kita punya peluang. Kader banyak, pasti diseleksi,” kata dia.

Begitu juga dengan Jumadi. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada DPP. Terpenting proses penjaringan sudah selesai dan final. “Tinggal nanti bagaimana track record kita yang empat orang ini, DPP yang memutuskan,” katanya.

Artinya, siapa pun yang ditugaskan partai harus siap, termasuk dirinya. “Tapi kalau tidak ditugaskan bagaimana mau siap, tak pernah diberi kesempatan,” pungkas Jumadi. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: