banner 468x60

Bupati Sanggau Paolus Hadi Minta Stigma Negatif Gawai Dayak Dihentikan

  • Bagikan
Gawai Dayak
TABUH GONG - Bupati Paolus Hadi menabuh gong tanda usai kegiatan Gawai Dayak di di Rumah Betang Dusun Borang Kunyit, Desa Kambong Kecamatan Kapuas, Minggu (30/6/2019). (Foto Insidepontianak.com)

SANGGAU, insidepontianak.com – Bupati Paolus Hadi (PH) meminta agar stigma atau pandangan negatif terhadap Gawai Dayak harus disikapi serius. Hal itu disampaikan PH, saat menutup Gawai Daih Pimpang’k ke-16 di Rumah Betang Dusun Borang Kunyit, Desa Kambong Kecamatan Kapuas, Minggu (30/6/2019).

Bupati Sanggau dua periode ini mengatakan, gawai adalah silaturahmi, kebersamaan dan ungkapan syukur masyarakat adat kepada Sang Pencipta.

“Terkait pandangan negatif tentang gawai yang sering diungkapkan oleh orang yang sok tahu dan tidak paham tentang adat budaya, dikatakan bahwa gawai itu pesta pora dan mabuk-mabukan serta hal negatif lainnya,” kata Paolus.

Karenanya, selaku masyarakat adat terutama kepada para tokoh adat, pemuka adat, temenggung adat atau pun dewan adat, serta tokoh masyarakat harus mampu menjelaskan dan memberikan pemahaman tentang adat budaya gawai yang sebenarnya, kepada orang-orang yang tidak paham terhadap hal tersebut.

PH menyampaikan, gawai yang dilaksanakan setiap tahun merupakan warisan leluhur, dan sebagai jati diri masyarakat adat itu sendiri. Oleh karena itu, sudah seharusnya masyarakat adat mempertahankan dan melestarikannya, agar tidak hilang di peradaban dunia.

Ia menyebut, bagaimana mungkin menyuruh orang lain untuk memikirkannya, kalau bukan dari dirinya sendiri atau kelompok masyarakat adat itu sendiri. Karena itu, hal yang perlu dilakukan adalah, mempertahankan semangat kebersamaan, komitmen dan solid untuk kemajuan bersama, serta mampu bersaing dengan masyarakat lainnya.

“Tunjukkan bahwa adat budaya yang dimiliki merupakan aset bangsa yang luar biasa, dan teruslah berkarya untuk kemajuan bersama. Semoga gawai mendatang lebih meriah dan hasil panen padi masyarakat melimpah,” harap PH.

Kades Kambong, Nuai mengatakan, Gawai Daih Pompang’k ini secara rutin dilaksanakan oleh masyarakat Sub Suku Dayak Pompang’k dari 11 kampung yang ada, secara bergiliran sebagai tuan rumah setiap tahunnya. Diantaranya Kambong, Borang, Tokang, Sungai Oba, Serosat, Lintang Kapuas, Lintang Pelaman, Jonti, Sungai Kodang, Penyelimau Soju dan Penyelimau Jaya. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: