banner 468x60

Gubernur Sutarmidji Imbau Warga Kristiani Jaga Persatuan Hadapi Pilkada

  • Bagikan
Kota Pontianak
KEBAKTIAN NASIONAL - Gubernur Sutarmidji menghadiri pembukaan Kebaktian Nasional Keluarga (KNK) ke 2 oleh Gereja Misi Injil Indonesia (GMII) di Hotel Aston, Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak. (Foto Insidepontianak.com)

PONTIANAK, Insidepontianak.com – Menyambut pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang, Gubernur Kalimantan Barat mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalbar, utamanya umat Kristiani untuk menjaga persatuan dan kesatuan selama proses pemilu itu berlangsung.

Hal tersebut disampaikan dia, saat menghadiri kegiatan Pembukaan Kebaktian Nasional Keluarga (KNK) ke 2 oleh Gereja Misi Injil Indonesia (GMII) di Hotel Aston Jalan Gajah Mada, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak, kemarin.

“Kalimantan Barat pada tahun 2020 akan melaksanakan Pilkada lagi, tidak sedikit umat Kristen yang ada di situ untuk memberikan suaranya, dan saya harap umat Kristiani untuk menjaga persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Di hadapan lebih dari 600 peserta yang hadir, Midji, sebutan akrab mantan walikota Pontianak dua periode ini mengatakan, meskipun Kalimantan Barat sempat disebut-sebut sebagai salah satu wilayah terawan dalam pelaksanaan pilkada tahun 2018 lalu, namun Kalbar tetap mampu menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Hal ini, dikatakan dia, tidak lepas dari peran seluruh pihak, baik TNI, Kepolisian dan seluruh komponen masyarakat di Kalimantan Barat.

“Pada tahun 2018 lalu saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah secara serentak, Kalbar merupakan salah satu daerah yang kerawanannya yang tertinggi, tetapi Kalbar mampu menciptakan situasi yang kondusif. Ini berkat seluruh peran kita semua,” ungkapnya.

Selain itu, dalam kegiatan yang mengangkat tema “Manifestasi Di tengah Tantangan Zaman,” ini tampak juga hadir Pangdam XII/ Tpr yang diwakili oleh Kolonel Inf Alexander, Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Sri Handayani, Kesbangpol Provinsi Kalbar, Pembimas Kristen Kalbar, serta para Pendeta.

Dengan dilaksanakannnya kegiatan ini, kata dia semestinya dijadikan momentum untuk masyarakat memperkenalkan kepada orang luar bahwa di Kalbar merupakan wilayah yang padat dengan multi etnis dan bisa hidup rukun serta damai.

“Momen seperti ini kita kenalkan Kalbar yang multi etnis kita bisa hidup rukun dan damai,” tegasnya.

Sementara itu, dalam sambutan Dirjen Bimas Kristen yang diwakili oleh Pembimas Kristen Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalbar, Burtono mengatakan, dirinya sangat bersyukur atas dengan terlaksananya kegiatan ini. Ucapan syukur tersebut, kata dia menjadi bagian ilmu yang paling utama dalam menjalani kehidupan. Terutama dalam agama Kristen.

Dirinya berharap, dengan kegiatan ini juga bisa mempererat tali kekeluargaan dalam keimanan Kristen.

“Keluarga sebagai bagian utama dalam gereja dan keimanan Kristen kita, sebagaimana pada permulaan dunia ini juga membuktikan bahwa, Allah sangat memperhatikan bukan hanya sebatas berkumpul melainkan keluarga adalah tempat untuk berbagi dalam kesulitan,” tuturnya.

Keluarga menjadi tempat untuk melakukan aktivitas, yaitu berbagi dan mengasihi sesama anggota keluarga, dan nilai-nilai kehidupan yang perlu dilakukan secara intensif oleh Gereja.

Tak hanya itu, dirinya juga meminta agar umat Kristen bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Hal ini sesuai dengan apa yang tercantum dalam kitab. “Jalankan fungsi keluarga dengan baik. Andalkan dalam keluarga yang terdapat dalam kitab,” ungkapnya.

Sedikit informasi, kegiatan KNK dan GMII 2019 ini akan dilaksanakan selama empat hari, mulai dari tanggal 3 Juli 2019 hingga tanggal 6 Juli 2019. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: