banner 468x60

Gubernur Sutarmidji Ajak Kader dan Alumni GMNI Bangun Kalbar

  • Bagikan
Kota Pontianak
PA GMNI - Gubernur Kalbar, Sutarmidji memberikan sambutan pada acara hahalbihalal Kader dan Persatuan Alumni GMNI di Wisma Nusantara, Sabtu (6/7/2019). (Foto Insidepontianak.com)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Gubernur Kalbar, Sutarmidji menekankan arti penting persatuan untuk membangun Kalbar secara bersama. Sebab, tanpa persatuan, pembangunan akan sulit dilakukan. Hal itu dikatakannya, saat menyampaikan sambutan dalam acara halalbihalal sekaligus Rakerda Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Wisma Nusantara, Pontianak, Sabtu (6/7/2019).

Sutarmdiji dalam sambutannya menegaskan, pemerintah dan rakyat Kalbar harus bergerak dengan cepat, untuk membangun Kalbar. Sebab, dari segi SDM di seluruh Indonesia, Kalbar menempati urutan ke 29 dari 34 provinsi. Dari segi kualitas hidup dan pembangunan infrastruktur, Kalbar menempati urutan 33. Hanya lebih unggul dari Papua.

“Semua tertinggal. Karena itu kita harus bersatu dan membangun Kalbar,” kata Sutarmidji.

Saat ini, ada beberapa hal yang membuat Kalbar, sulit melakukan pembangunan. Misalnya, masalah listrik. Listrik di Kalbar masih membeli dari Malaysia. Bila ingin maju dan produk dari Kalbar bisa bersaing dengan negara tetangga, Malaysia, Kalbar harus punya energi listrik sendiri.

Meski demikian, Gubernur Sutarmidji memuji pemerintah Jokowi. Ada hal nyata yang sudah dilakukannya. Yaitu, membangun Indonesia dari pinggiran. Sesuai dengan nawacita ketiga. Hal itu sudah dilakukan Jokowi, terhadap berbagai infrastruktur di perbatasan Kalbar.

Seperti, pembangunan di sekitar perbatasan sudah dilakukan. Bahkan, pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN), sudah dilakukan pada tiga wilayah perbatasan. Yaitu, Aruk di Sambas, Entikong di Sanggau dan Nanga Badau di Kapuas Hulu. Dua lagi dalam pembangunan, Jagoi Babang di Bengkayang dan Sei Kelik di Sintang.

“Saat ini PLBN di Kalbar tidak kalah dari Malaysia,” kata Sutarmidji.

Meski begitu, Gubernur selalu menekankan arti penting persatuan untuk membangun wilayah. Sebab, Pilpres atau Pilkada sudah selesai. Semua harus bersinergi membangun Kalbar.

Ketua DPD Alumni GMNI Kalbar, Happy Hendrawan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Wakil Ketua MPR RI dan Ketua Umum Persatuan Alumni GMNI Ahmad Basarah.

Halalbihalal tak sekadar pertemuan. “Ini ajang konsolidasi untuk melihat peran, sejauhmana dalam melihat nilai-nilai kebangsaan dan lokalitas,” katanya.

Hendrawan menyatakan, GMNI siap mempertahankan Pancasila dan NKRI. Karenanya, GMNI ingin merefleksikan peran tersebut. Saat ini kader GMNI lebih banyak diam, karena mereka bekerja sendiri-sendiri. Happy menekankan pentingnya konsolidasi. Da, ada berbagai pencapaian sudah dilakukan oleh para kader dan PA Alumni GMNI di Kalbar.

“Saat ini, GMNI mampu menempatkan 14 kader GMNI di KPU dan Bawaslu di seluruh Kalbar,” ujarnya.(IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: