banner 468x60

Provinsi DKI Jakarta Raih Juara Umum STQ di Pontianak

  • Bagikan
Kota Pontianak
DITUTUP - Menteri Agama Lukmanul Hakim menutup acara STQ XXV Nasional Pontianak di Alun-Alun Kapuas, Jumat (5/7/2019) malam. (Foto Humas Polda)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim secara resmi menutup Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional XXV Tahun 2019 di Taman Alun-Alun Kapuas , Jumat (5/7/2019) malam. STQ Nasional itu mengusung tema ‘Implementasi nilai Nilai Alquran  untuk Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yang Relegius, Rukun dan Damai.’

Kegiatan lomba Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional XXV Tahun 2019, dimulai Minggu (30/6) di lima lokasi di Kota Pontianak. Tak hanya lomba membaca Alquran, STQ juga dilengkapi dengan berbagai kegiatan pameran, dan lainnya.

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Hayono bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalbar, menghadiri acara penutupan STQ, mendampingi Menteri Agama Lukman.

Menteri Lukman menyerahkan Piala Presiden Republik Indonesia kepada juara umum STQ Nasional XXV/ 2019 yang berhasil diraih Provinsi DKI Jakarta. Provinsi Kalbar meraih peringkat lima.

Selain itu, Kapolda bersama Forkopimda Kalbar menyerahkan uang pembinaan, serta mengucapkan selamat kepada Qori dan Qoriah terbaik STQ Nasional XXV /2019,

Selepas usai acara penutupan, Didi menyampaikan terima kasih, event STQ bertaraf nasional ini digelar di Bumi Khatulistiwa, semua berjalan meriah, aman dan sukses.

“Kita patut berterima kasih kepada Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim, Para Gubernur, Walikota dan Bupati se-Indonesia yang telah datang ke Kota Pontianak,” kata Didi.

Event STQ Nasional merupakan momentum atau pintu masuk bagi kegiatan nasional berikutnya. Yang bisa dilaksanakan di Kalimantan Barat Pontianak.

Didi mengapresiasi semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan STQ.

Kapolda memberikan apresiasi kepada Provinsi Kalbar yang berhasil meraih peringkat lima, sehingga bisa terus belajar lagi, dan tahun depan bisa menjadi nomor satu juga. “lni membuktikan bahwa SDM Kalbar unggul mampu bersaing dengan provinsi lain. Apabila melalui proses pembinaan yang baik dan terarah, maka akan mampu menghasilkan prestasi,” kata Didi.

Didi menegaskan, Polri dan TNI siap mendukung dan membantu kelancaran kegiatan ini. Didi berharap, para kafilah mendapat kesan baik dari wilayah Kalbar. Terutama mengenai warga yang ramah dan sopan, dan semua hal terkait kelangsungan kegiatan STQ yang berlangsung dengan baik dan aman.

Dalam penutupan tersebut, nampak hadir juga Dirjen Bimmas Islam, beberapa Gubernur se-Indonesia, Bupati dan Walikota, para Kanwil Kemenag se-Indonesia, para Dewan Hakim Juri, Ketua Kafilah se-Indonesia dan tamu undangan. [cu/01]

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: