Midji Saran ke Muda dan Jiwo Perbaiki Layanan PDAM agar Investasi Masuk

  • Bagikan
Pemkab Kubu Raya
HUT - Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, Muda-Jiwo bersalaman sambil membawa tumpeng sebagai peringatan puncak HUT Kubu Raya ke-12 di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (17/7/2019). (Jaka Iswara/Humpro Kubu Raya)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kubu Raya ke-12, di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (17/7/2019).

Puncak peringatan HUT Kubu Raya ke 12, diawali dengan upacara pengibaran Bendera Merah Putih.  Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji bertindak langsung sebagai inspektur upacara.

Kegiatan itu dihadiri pula Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan, Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir, Kapolres Mempawah AKBP Didik Dwi Santoso, Dandim 1207 BS, Kajari Mempawah, sejumlah Tokoh Pemekaran Kubu Raya, Tokoh Masyarakat, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kubu Raya, serta ribuan masyarakat Kubu Raya.

Setelah upacara pengibaran Merah Putih kegiatan dilanjutkan dengan Tarian Harmoni dan Joget Pesona Kubu Raya, dengan menggunakan berbagai pakaian daerah. Kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Gubernur Kalbar Sutarmidji berpesan, agar kabupaten berpenduduk lebih dari 600 ribu jiwa ini untuk memperbaiki manajemen dan pelayanan PDAM. Sebab perbaikan PDAM akan memudahkan masuknya para penanam modal.

“Kubu Raya saya sarankan untuk membenahi PDAM-nya, karena investasi apa pun di sini, kalau air tidak tersedia dengan baik, air bersih tidak ada, maka investasi itu akan lari ke tempat lain,” ujarnya.

Demi memudahkan masuknya investasi, Sutarmidji juga berpesan agar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melakukan percepatan pelayanan perizinan. Hal itu dikatakan Midji, karena Presiden Republik Indonesia telah memberi instruksi untuk membuka investasi seluas-luasnya.

“Sesuai Instruksi Presiden untuk membuka seluas-luasnya investasi,” katanya.

Midji menegaskan, untuk Kalbar saja, PTSP-nya itu ia suruh memangkas lamanya perizinan sampai separuh. Jadi kalau lima hari jadi 2,5 hari. Bahkan, sekarang masalah izin itu tidak lagi hitungan hari. Hitungannya jam. Bahkan, sewaktu ia sebagai Wali Kota, izin hitungannya menit, tidak lagi hitungan jam. “Semakin cepat pelayanan semakin baik,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Tanjungpura ini meminta Pemkab Kubu Raya, memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Pontianak dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Ia juga optimis, di bawah kepemimpinan Muda Mahendrawan dan Sujiwo, Kubu Raya akan lebih maju dibandingkan sebelumnya.

Sinergitas antara Kubu Raya dan Kota Pontianak sangat penting. Kubu Raya dan Provinsi Kalbar juga penting, dalam rangka percepatan-percepatan.

“Saya yakin, Pak Muda dan Pak Jiwo bisa membuat Kubu Raya ini jauh lebih maju. Prioritas sebenarnya setiap tahun ada infrastruktur pemerintahan, seperti kantor dan lain sebagainya itu harus. Mudah-mudahan bisa,” imbuhnya.

Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan mengatakan, PDAM Kubu Raya sudah semestinya diperbaiki dan saat ini pihaknya memang tengah melakukan pembenahan.

“Betul yang disampaikan Pak Gubernur. Memang sudah harus kita perbaiki dan diperkuat lagi manajemennya ke situ,” katanya.

Sekarang Pemkab Kubu Raya tengah menyesuaikan Perda PDAM, sehingga dengan regulasi ini pihaknya akan masukkan penyertaan modal. Dari pusat pun termasuk dari Bappenas juga sudah disampaikan terkait air bersih ini.

“Kalau yang di luar jangkauan, kita sistem air bersihnya menggunakan sistem sumur bor dan penyaringan,” pungkasnya. (jek/01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: