Bupati Jarot Tegaskan Olahraga Medium Tepat Melatih Sportivitas

  • Bagikan
Pemkab Sintang
ADHYAKSA - Bupati dan Kajari Sintang menghadiri peringatan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59, dengan Kejuaraan Bulu Tangkis Hari Adhyaksa ke-59 tahun 2019 se-Kabar di Gedung Olah Raga PBSI GOR Ahmad Yani Sintang, Kompleks Stadion Baning Sintang, Kamis (25/7/2019). (Foto Humpro Sintang)

SINTANG, insidepontianak.com – Bupati Sintang Jarot Winarno menghadiri peringatan Hari Bhakti  Adhyaksa  ke-59, dengan Kejuaraan Bulu Tangkis Hari Adhyaksa ke-59 tahun 2019 se-Kalimantan Barat  di Gedung Olah Raga PBSI  GOR Ahmad Yani Sintang, Kompleks Stadion Baning Sintang, Kamis (25/7/2019).

Dalam sambutannya ia menyatakan,  olah raga badminton ini di mana-mana, baik di kota maupun di desa, merupakan olah raga rakyat  yang harus terus dijaga, dikembangkan, dan ditingkatkan prestasinya. Olah raga badminton ini merupakan medium yang paling tepat, untuk mendekatkan Adhyaksa dengan rakyat.

“Olah raga juga merupakan medium paling tepat untuk melatih  sportivitas , kedisipilinan, dan paling penting adalah mentaati aturan,” katanya.

Olah raga melatih generasi sejak kecil, secara tidak langsung sudah dilatih  taat pada hukum, sehingga terwujud sinergisitas  antara jajaran Kajari Sintang dengan Pemerintah Kabupaten Sintang, PBSI dibantu  KONI dan seluruh  insan olah raga di Kabupaten Sintang.

Jarot menyerahkan bantuan 1 unit mobil dan 1 unit kendaraan operasional kepada  Kejaksaan Negeri Sintang.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Baginda Polin Lumban Gaol menyatakan, pihaknnya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Sintang stakeholders, serta Forkopimda yang telah mendukung kegiatan turnamen bulu tangkis, dalam peringatan Hari Adhyaksa.

“Mari kita laksanakan kegiatan yang positif ini, guna menunjang bagi kesejahteraan  masyarakat dan membentuk generasi muda. Yang sehat dan cerdas,” katanya.

Ia menegaskan, kegiatan olah raga sangat penting bagi generasi muda, agar bisa  berprestasi. Juga sebagai antisipasi, agar anak-anak tidak terjerumus obat-obatan terlarang, seperti  penyalahgunaan Narkoba. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: