PLAT Tak Punya CCTV, Polisi Sinkronkan Alibi dan Bukti Kematian Ramadhan 

  • Bagikan
Pengeroyokan
Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Sugiono. (Foto Inside Pontianak

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kepolisian menemukan bahwa di Pusat Layanan Anak Terpadu (PLAT) Kota Pontianak, tidak dilengkapi dengan kamera CCTV, sehingga dalam menyelidiki kasus ini pihak kepolisian akan menyingkronkan temuan di lokasi kejadian, dan alibi saksi dan pelaku terkait kasus kematian Ananda Ramadhan, korbab pengeroyokan dua orang ABH.

“Nanti nunggu perkembangan lebih lanjut, kita akan dalami karena di dalam PLAT seharusnya ada CCTV, tapi setelah kita cek ternyata tidak ada. Sehingga antara peristiwa yang terjadi, serta petunjuk dan alibi disingkronkan sehingga didapatkan kecocokan,” ujar Kapolsek Pontianak Kota, Kompol Sugiono.

Sebelumnya dia menerangkan bahwa, di dalam PLAT tersebut dihuni oleh enam orang ABH, terdiri dari lima laki-laki dan satu orang perempuan. Mendapatkan informasi penganiayaan tersebut, pihaknya langsung mengambil tindakan, mengamankan lima penghuni tersebut guna menggali informasi.

“Ternyata dari lima itu, dua yang melakukan penganiayaan, yaitu R sama W,” ungkapnya.

Saat ini, kedua pelaku telah dibawah pengawasan Polsek Pontianak Kota, dan akan diproses secara prosedural sesuai petunjuk Kapolresta Pontianak Kota.

“Kita lengkapi administrasi penyidikan perintah Kapolresta, jika sudah semuanya maka dilimpahkan ke Polresta Pontianak,” tuturnya. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: