Pemkab Sintang Isi HUT RI ke-74 dengan Pameran Pembangunan

Pemkab Sintang
RAPAT - Pemkab Sintang adakan rapat yang diikuti berbagai instansi untuk persiapan HUT RI ke-74 di Sintang, Rabu (31/7/2019). (Foto Humpro Sintang)

SINTANG, insidepontianak.com – Pemerintah Kabupaten Sintang  akan mengisi HUT RI ke-74 dengan berbagai kegiatan acara. Mulai dari pameran dan berbagai lomba bakal dilakukan untuk memeriahkan HUT RI.

Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi memimpin rapat persiapan yang diikuti semua koordinator dan anggota kepanitiaan.

Bacaan Lainnya

Asisten Pemerintahan mengharapkan masing-masing seksi bisa bekerja mempersiapkan gawai besar ini dengan baik, sehingga peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 74 Tahun 2019 di Kabupaten Sintang menjadi semarak dan meriah.

“Pemerintah Kabupaten Sintang merencanakan 21 kegiatan, untuk memeriahkan dan mengisi peringatan HUT RI ke 74 tahun 2019 tingkat Kabupaten Sintang,” terang Abdul Syufriadi, Rabu (31/7/2019).

Pameran dan Pekan Raya atau Sintang Expo akan dimulai Sabtu, 24 Agustus 2019 hingga 2 September 2019. Ia minta persiapan upacara peringatan detik-detik HUT Proklamasi Kemerdekaan, agar memperhatikan hal-hal teknis di lapangan.

“Jangan sampai ada gangguan kecil tetapi fatal. Begitu juga untuk seksi perlombaan, agar mempersiapkan perlombaan dengan baik, karena meriah atau tidaknya ada di seksi perlombaan,” katanya.

Syarief Yasser Arafat, Kepala Sekretariat Panitia menjelaskan bahwa tema nasional peringatan HUT RI ke-74 adalah “SDM Unggul Indoensia Maju.”

Ia mengingatkan agar semua seksi segera menyusun rencana kerjanya, serta administrasi yang diperlukan. Kegiatan sudah diawali dengan pembukaan pelatihan Paskibraka dan diakhiri dengan penutupan pameran pembangunan pada 2 September 2019.

“Arena pameran harus steril hingga 17 Agustus. Namun 18 Agustus keliling Stadion Baning sudah siap dilakukan pembangunan stand. Jadi ada waktu enam hari untuk membenahi stand, sehingga stand OPD lebih bagus dan menarik,” terang Syarief.

Junaidi Seksi Upacara Bendera menjelaskan, kesiapan seksinya mencapai 75 persen. Saat ini tim Aubade sudah latihan, Paskibraka sudah mulai pelatihan. “Tali bendera dan tiang bendera yang sempat dicabut  akan segera dipasang kembali,” terang Junaidi.

Apolonaris Biong Seksi Resepsi Kenegaraan menyampaikan sudah menyusun acara. Pihaknya juga sudah berkoordinasi siapa saja yang akan mengisi acara, dan yang akan mendapatkan penghargaan. Ia akan mengirim surat kepada tokoh masyarakat yang akan memberikan pesan dan kesan, pada malam resepsi kenegaraan.

“Yang pasti kami upayakan acara berlangsung tidak lama dan tidak membosankan,” terang Apolonaris Biong.

Sumardianta dari Lapas Sintang menyampaikan bahwa upacara pemberian remisi sudah siap. Penguin Lapas Sintang ada 395 warga dan 86 tahanan titipan Polres Sintang, sehingga total ada 481 orang. Lapangan lokasi upacara juga sudah siap.

“Kami sudah rencanakan ada tarian usai upacara penyerahan remisi dan pameran hasil kerajinan warga binaan.  Lapas Sintang juga akan dinaikkan menjadi Lapas Medium oleh Kementerian Hukum dan HAM. Lapas juga akan diubah menjadi tempat pembinaan keterampilan dan pendidikan,” terang Sumardianta.

Kabag Ops Polres Sintang Kompol Koster Pasaribu selaku Seksi Keamanan menyampaikan bahwa, Polres Sintang akan segera dinaikkan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menjadi Polresta Sintang.

“Kami siap mengamankan seluruh rangkaian kegiatan. Hanya saja kami minta jadwal kegiatan termasuk kalau ada perubahan jadwal, segera informasikan kepada kami,” terang Kompol Koster Pasaribu.

Pinarto Seksi Perlombaan, Pawai Pembangunan dan Karnaval menjelaskan, hingga sekarang sudah banyak yang mendaftar ke Disporapar, untuk mengikuti berbagai jenis perlombaan. Surat pemberitahuan sudah disebar ke sekolah dan banyak pihak.

“Kami sudah membuka pendaftaran semua jenis lomba. Secara umum  kami sudah siap. Kami minta koordinasi yang baik dalam hal kebersihan, dan perlengkapan di setiap lokasi lomba saja,” terang Pinarto.

Sudirman Seksi Pameran Pembangunan dan Pekan Raya Sintang menjelaskan, semua biaya pelaksanaan pameran pembangunan dan pekan raya bersumber dari setiap peserta. Tidak ada anggaran khusus untuk kegiatan pameran, sehingga peserta pameran harus ikut berpartisipasi menyukseskan acara tersebut dengan adanya biaya stand dan sebagainya.

“Kami mengundang semua organisasi perangkat daerah, lembaga keuangan, instansi pemerintah lainnya, dan para pelaku usaha dan bisnis, menjadi peserta pameran pembangunan dan pekan raya tersebut selama 10 hari di Kompleks Stadion Baning Sintang,” terang Sudirman. (IP-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *