banner 468x60

Kapuas Hulu Wilayah Terbanyak Titik Panas Akibat Karhutla

  • Bagikan
Karhutla
KARHUTLA - Kebakaran lahan terjadi di berbagai tempat di wilayah Kalbar, yang berimbas pada udara tak sehat dan berbahaya. (Foto Dok BNPB)

PONTIANAK, Insidepontianak.com – Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio Pontianak, dari 14 wilayah Kalbar, Kabupaten Kapuas Hulu merupakan wilayah paling banyak ditemukan titik hotspot, mencapai 76 titik.

“Titik hotspot ini dipantau melalui satelit yang dikelola oleh Lapan dengan tingkat keakuratan 80 persen,” ujar Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Desy, Selasa (6/8/2019).

Sebetulnya, jumlah titik hotspot yang terpantau ini sebanyak 402 titik, yang tersebar di 13 kabupaten/kota di Kalbar. Hanya Kota Singkawang saja yang tak ditemukan titik api, terhitung sejak 5-6 Agustus 2019.

Di urutan kedua, terbanyak titik hotspot adalah Kabupaten Sanggau sebanyak 72 titik hotspot. Lalu, Kabupaten Ketapang sebanyak 69 titik panas, Sintang sebanyak 45 titik panas, Kubu Raya 29 titik panas, Landak 27 titik panas, Mempawah 25 titik panas, Bengkayang 18 titik panas, Kayong Utara sembilan titik panas, Sambas lima titik panas, dan Kota Pontianak sebanyak empat titik panas.

“Hanya Kota Singkawang yang tidak terpantau titik panas,” imbuhnya.

Pihaknya tak bisa memastikan secara persis, penyebab munculnya titik panas ini. Sebab, untuk memastikan hal tersebut, pihaknya harus berkoordinasi lagi sehingga tidak salah dalam menentukan, penyebab munculnya titik panas tersebut. (IP-01)

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: