Wali Kota Edi Kamtono Dukung Pemuda Berprestasi dan Akhlak Mulia

Pemkot Pontianak
WEFIE - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono foto bersama dengan para pembicara dan peserta diskusi mengenai pemuda di Pontianak, Selasa (6/8/2019). (Foto Humpro Pontianak)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menilai, peran pemuda sangat penting dalam berkontribusi demi kemajuan bangsa. Sebagai pemuda, sudah semestinya mempunyai tekad meraih prestasi. Untuk mencapainya, para pemuda setidaknya harus memiliki semangat dan motivasi.

“Apa pun yang dilakukan, selama itu ditekuni dan dilakukan dengan serius, serta bertekad menggapai cita-cita, Insya Allah akan meraih apa yang diinginkan,” ujarnya saat memberikan motivasi kepada para peserta Dialog Kepemudaan dengan tema “Muda Berprestasi” di Hotel Borneo Pontianak, Selasa (6/8/2019).

Bacaan Lainnya

Untuk mengukir prestasi, pemuda harus memiliki semangat, kemauan yang kuat, keinginan menjadi lebih hebat dan unggul dari yang lain. Namun, ia berpesan agar semua itu harus diimbangi dengan karakter dan akhlak yang mulia.

Edi menegaskan, kalau ingin berprestasi, bukan dengan cara menjatuhkan teman. Sebaliknya, berprestasi harus saling mengangkat satu sama lainnya, berkolaborasi dengan cara positif. “Itu yang paling sulit dilakukan, bagaimana bersaing tetapi secara positif dan fair,” sebutnya.

Saat ini, dari jumlah total 663 ribu jiwa penduduk Kota Pontianak, 168 ribu jiwa diantaranya pada rentang usia 16-30 tahun atau masuk kategori pemuda. Pada rentang usia ini, adalah masa-masa yang sangat penting untuk bisa membentuk karakter diri.

Pemuda adalah tiang negara. Sumpah Pemuda menjadi tonggak sejarah bangkitnya para pemuda Indonesia. “Kalau kita perhatikan, pemuda-pemuda yang tampil pada masa kemerdekaan, umumnya jadi pemimpin, jadi leader, motor dan motivator. Mereka itu berprestasi di berbagai bidang,” ungkap Edi.

Menurutnya, pemuda sekarang dihadapkan dengan era generasi millenial, di mana era kemajuan teknologi informasi yang begitu pesat. Akses informasi bukan lagi dalam hitungan hari, tetapi bahkan sepersekian detik.

“Apa yang kita lakukan saat ini juga, informasi itu bisa kita peroleh. Ritme atau budaya juga sudah berubah akibat kemajuan teknologi,” terangnya.

Terkait digelarnya Dialog Kepemudaan, Edi menilai dialog ini dalam rangka menciptakan pemuda yang cerdas dan berprestasi, sebagai tonggak penerus generasi yang bisa diandalkan.

Ia mengajak para pemuda Kota Pontianak untuk memanfaatkan waktu menggali potensi yang ada semaksimal mungkin, serta meningkatkan kualitas kompetensi pemuda. “Keberhasilan para pemuda berprestasi bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda Kota Pontianak, untuk meraih prestasi di berbagai bidang yang digeluti,” pungkasnya.

Dalam dialog Kepemudaan, tiga orang pemuda berprestasi hadir untuk memberikan motivasi bagi para peserta. Mereka adalah Akbar Ramadhan dari KNPI, Nizar Hartandy sebagai Pemuda Pelopor dan Juliansyah dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI). (jim/01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *