Askiman Dampingi Pdt James Kawiso, Obati Orang Sakit Fisik dan Rohani

Pemkab Sintang
SAMBUT - Wakil Bupati Sintang, Askiman menyambut Pendeta James Kawiso dari Uganda, Afrika dan mengalunginya dengan selendang khas dari Sintang, Senin (12/8/2019). (Foto Humpro Sintang)

SINTANG, insidepontianak.com – Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka sekaligus mengikuti seminar dan kebaktian kebangunan rohani (KKR) kuasa kesembuhan dan mujizat ilahi di Balai Pegodai Kompleks Rumah Dinas Wakil Bupati Sintang, Senin (12/8/2019).

Seminar dan KKR menghadirkan satu pembicara, yakni Pdt James Kawiso asal Republik Uganda yang merupakan sebuah negara di Afrika Timur.

Bacaan Lainnya

Wakil Bupati Sintang menyampaikan bahwa, gereja masih memiliki tugas pemulihan khusus bagi anak-anak Tuhan di kawasan pedalaman. “Saya sudah memutuskan akan ada banyak kegiatan kerohanian di rumah ini. Rumah ini saya jadikan tempat doa,” katanya.

Askiman menegaskan, bahwa dalam hidup ini, orang harus menyerahkan hidupnya kepada Tuhan.

Ia mengajak menyimak materi seminar yang disampaikan oleh pembicara. Orang tidak boleh hanya hadir dalam seminar ini, tetapi harus merasakan sentuhan Tuhan kepada hati manusia. “Kita rasa dan terima sentuhan roh kudus kepada kita. Dalam menghadapi problem kehidupan kita, mari kita selesaikan dengan penuh kasih dan lemah lembut,” ajak Wakil Bupati Sintang.

Ia mengajak orang menjauhi sikap negatif dalam menghadapi persoalan hidup. Sebab, itulah ciri hidup seorang Kristen. Tunjukkan tata laku sebagai orang Kristen. Karena sudah ada contoh tauladan, yakni Yesus Kristus dalam menghadapi persoalan hidup ini.

“Bagi yang ada penyakit, silakan datang ke dalam KKR penyembuhan ini. Bagi yang masih menduakan Tuhan, datang ke kebaktian ini. Mari kita berubah, dari kehidupan yang tidak berkenan kepada Tuhan menjadi anak anak yang dekat dan dicintai Tuhan,” terang Askiman.

Ia berharap bahwa kegiatan  ini dapat menumbuhkan iman setiap umat Kristiani, agar tetap berpegang teguh pada ajaran Kasih dari Yesus Sang Juru Selamat. Kegiatan ini sebagai penghayatan iman yang berpusat pada Kristus, yang tentu akan berimplikasi pada etos kerja yang berkualitas sebagai bahasa kasih yang dibaca dan dirasakan oleh semua orang.

“Bahwa cinta kasih Kristus sesungguhnya patut melekat dalam diri Umat Tuhan, yang kerap kali menggugah kita setiap saat, yaitu kasih disemai dan kejayaan dituai,” ungkap Askiman.

Pdt Petrus Sudianus, selaku ketua Persekutuan Pelayanan Hamba Tuhan Garis Depan (PPHTGD) menyampaikan bahwa, tujuan dari kegiatan seminar dan KKR, menumbuhkan kebersamaan, kerjasama antara Gereja-gereja yang ada di Sintang. Serta, membangkitkan semangat dalam pelayanan secara oikoumenis di Kota Sintang.

“Harapan tersebut terjawabkan melalui seminar yang disampaikan oleh narasumber yang berasal dari Uganda, James Kawiso,” kata Petrus.

Sementara Pendeta James Kawiso menjelaskan bahwa dia berasal dari Uganda. Ia diberkati oleh Tuhan sehingga bisa hadir di tempat itu. Ia bersyukur atas kepemimpinan dan hamba Tuhan yang ada di daerah ini.

“Jika umat Kristen yang ada di Sintang ingin diberkati, harus memelihara stabilitas iman dengan sungguh-sungguh berdoa, berpuasa, berpegang teguh pada Kuasa Firman Allah,” terang James Kawiso.

Malamnya, tampak Wakil Bupati Sintang juga masih setia mengikuti KKR dan ikut bernyanyi lagu-lagu pujian. Sementara saat KKR, Pdt. James Kawiso dalam kotbahnya menyampaikan pengalamanya berkeliling Indonesia, sudah menyembuhkan banyak orang yang sakit secara fisik dan rohani.

“Saya sudah menyembuhkan banyak orang sakit. Saya sudah berkeliling di Semarang, Solo dan Surabaya,” katanya.

Banyak orang percaya kepada Tuhan mengalami sakit, kemudian disembuhkan. Ia menegaskan, bukan dia yang menyembuhkan mereka, melainkan kuasa dan mujizat Tuhan Yesus.

Ia berharap di Sintang juga banyak orang yang bisa disembuhkan, karena kepercayaannya kepada Tuhan yang kuat. Iman yang kuat,” terang Pdt James Kawiso yang berkotbah menggunakan bahasa Inggris dan diterjemahkan oleh timnya. (IP-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *