Bupati Sintang Lepas Tim Ekspedisi Merah Putih Menuju Puncak Bukit Raya

Jarot Winarno
PASANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno memasangkan sal kepada Tim Ekspedisi Merah Putih Puncak Raya 2019 di Halaman Kantor Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Selasa (13/8/2019). (Foto Humpro Sintang)

SINTANG, insidepontianak.com – Bupati Sintang, Jarot Winarno melepas Tim Ekspedisi Merah Putih Puncak Raya 2019 di Halaman Kantor Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Selasa (13/8/2019).

Tim Ekspedisi Merah Putih Puncak Raya 2019, terdiri dari 10 orang dan dipimpin langsung Kepala Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, Agung Nugroho. Selain itu, Tim Ekspedisi Merah Putih Puncak Raya 2019, beranggotakan dosen Fakultas Kehutanan Unka, WWF dan staf Balai TNBBR. Tim akan melakukan upacara bendera Merah Putih di puncak Bukit Raya pada 17 Agustus 2019.

Bupati Sintang di hadapan Tim Ekspedisi Merah Putih Puncak Raya 2019, menyampaikan bahwa alam merupakan Ibu Pertiwi, maka harus belajar dari alam.

Jarot mengaku pernah ke TNBBR. Tapi, hanya sampai di kaki bukit saja. Ia pernah ke Mentajoi dan Riyoi, Jelundung. Ia menganggumi Bukit Raya.

Jarot menegaskan bahwa, ada perubahan paradigma tentang kehidupan manusia. Dulu manusia memanfaatkan alam untuk ekonomi masyarakat, sehingga eksploitasi alam berlangsung masif.

Ia menegaskan sudah mencabut izin dua perusahaan sawit di sekitar Jelundung. Sekarang lebih kuat ke ekonomi kreatif, seperti ecotourism.

“Eskpedisi ini menunjukkan bahwa kita konsen dengan sumber daya manusia serta meningkatkan ecotourism. Kami sudah bangun jalan ke Baras Nabun, Jembatan Jokowi juga sudah jadi. Saya dorong untuk tim menggunakan jalur darat menuju Rantau Malam,” tambah Bupati Sintang.

Saat ini di Sintang ada 41 desa masuk kawasan hutan, termasuk Rantau Malam dan Mentajoi. Jarot minta disampaikan, bahwa kawasan hutan ini bukan menjadi beban Pemkab Sintang. Tapi Pemkab Sintang harus memanfaatkan status ini, untuk kemajuan desa dengan memanfaatkan hutan, menjadi tujuan wisata alam.

“Sehingga masyarakat bisa menikmati juga dengan menyediakan jasa homestay dan porter. Saya dengar di sekitar Bukit Raya ada 8 spesies burung enggang. Ini membanggakan kita,” terang Bupati Sintang.

Agung Nugroho, Kepala Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya menyampaikan bahwa Ekspedisi Merah Putih ini dilaksanakan dalam rangka cara TNBBR ikut memperingati Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74.

“Selain itu, kami ingin ikut mempromosikan kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya sebagai kawasan tujuan wisata alam, serta upaya kami meningkatkan budaya pelestarian alam,” katanya.

Ada dua tim dari TNBBR akan berangkat. Tim pertama dari Kalimantan Tengah sudah berangkat. Tim dari Kalimantan Barat berangkat hari Selasa (13/8/2019). Setelah dilepas Bupati Sintang. Tim akan berangkat menuju Desa Rantau Malam. Besok akan lanjut menuju puncak Bukit Raya.

“Saya akan pimpin langsung tim ini. Mohon doa supaya seluruh tim bisa  berangkat dan pulang  dengan selamat,” katanya.

Bukit Raya merupakan tempat wisata minat khusus andalan. Di Desa Rantau Malam, saat ini sudah ada  kelompok homestay, porter,  dan transport yang merupakan warga asli Rantau Malam.

“Jadi besar harapan kami agar wisata alam minat khusus ini, ke depannya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat di sana,” ujarnya.

Dua tim beserta rombongan lainnya akan bertemu di puncak Bukit Raya akan melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus 2019, sekitar pukul 10.00 WIB.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Taman NasionaI Bukit Baka Bukit Raya, Doni Mala Perdana menyampaikan, selain tim dari Balai Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, ada juga tim lain yakni even organizer dan seven summit yang sudah duluan.

“Tim ini akan melaksanakan Pendakian Puncak Bukit Raya sebagai puncak tertinggi di Kalimantan pada ketinggian 2.278 mdpl (meter di atas permukaan Iaut),” katanya.

Tim Ekspedisi Merah Putih Puncak Raya 2019 akan melalui jalur pendakian Bukit Raya Kalimantan Barat yang akan dimulai dari Desa Rantau Malam di Kecamatan Nanga Serawai Kabupaten Sintang. Bagian Puncak Bukit Raya secara administratif berada di Desa Tumbang Hiran, Kecamatan Marikit, Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah, dan berada di Wilayah Kerja Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah ll Kasongan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (IP-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *