banner 468x60

BMKG Analisis Puting Beliung di Sungai Ambawang Bersifat Lokal

  • Bagikan
RUSAK - Rumah di Komplek Arafah, Desa Perumahan Arafah, Desa Ampera Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya rusak diterpa angin puting beliung, Selasa (13/8/2019). BMKG menganalisis bahwa angin puting beliung bersifat lokal. (Foto Ist)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Setelah sekitar 17 hari tidak hujan di Kota Pontianak dan sekitarnya, akhirnya terjadi hujan secara tidak merata di sebagian wilayah Kota Pontianak dan Kubu Raya. Hujan turun dengan intensitas lebat berdurasi singkat, disertai angin kencang berdurasi singkat. Berdasarkan Laporan Warga telah terjadi Angin  Putting Beliung di wilayah Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (13/8/2019).

“Berdasarkan data kecepatan angin maksimum di Stasiun Meteorologi Supadio, Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak dan Stasiun Klimatologi Mempawah tidak menunjukkan adanya angin kencang,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Erika Mardiyanti, Rabu (14/8/2019).

Analisis menggunakan radar cuaca dengan produk PPI Radial Velocity, pada elevasi terendah diperoleh kecepatan angin hingga 45 knot atau sekitar 81 km per jam di sekitar lokasi kejadian pada jam 15.29 WIB.

“Kejadian ini bersifat lokal, hanya di wilayah dengan radius yang tidak luas akibat adanya aktifitas awan Cumulonimbus. Pembentukan awan Cumulonimbus ini diakibatkan konvektif yang kuat atau tinggi di sekitar Kota Pontianak,” kata Erika.

Saat ini hujan baru turun di sebagian kabupaten/kota, seperti di Kabupaten Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sambas, Pontianak dan Kubu Raya.  Diprakirakan hujan ke depan akan meluas ke wilayah Kalbar lainnya, hingga 1 minggu ke depan dengan intensitas ringan-sedang hingga lebat.

Sehubungan dengan belum meratanya curah hujan, Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak tetap mengimbau, agar tidak melakukan aktivitas pembakaran hutan dan lahan.

“Dengan diprakirakannya hujan hingga beberapa hari ke depan, maka perlu diwaspadai potensi terjadinya hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, berdurasi singkat terutama pada siang hingga sore hari,” katanya. (IP-01)

 

Komentar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: