Bupati Muda Resmikan Sekolah Islam Terpadu An Naajah di Kubu Raya

Kabupaten Kubu Raya
PRASASTI - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menandatangani prasasti peresmian Sekolah Islam Terpadu An Naajiah, di Jalan Parit Bugis, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Sabtu (31/8/2019). (Foto Jaka/Humpro Kubu Raya)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan didampingi Asisten II Setda Kubu Raya, Lugito meresmikan Sekolah Islam Terpadu An Naajiah, di Jalan Parit Bugis, Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Sabtu (31/8/2019).

Sekolah ini merupakan Sekolah Islam Terpadu yang pertama kalinya di Kabupaten Kubu Raya, memiliki Sekolah Islam Terpadu tersebut mencakup TK, SD, Taman Pendidikan Alquran (TPA), serta tempat penitipan anak.

Bacaan Lainnya

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan mengapresiasi pengurus Yayasan An Naajiah, tokoh masyarakat dan warga setempat yang memiliki keinginan tinggi, untuk terus merawat generasi islami.

“Perjalanan An Naajiah memang luar biasa. Ini benari-benar dengan kekuatan tekat, semangat untuk merawat generasi kita,” kata Muda Mahendrawan.

Menurut Muda, Sekolah Islam Terpadu seperti An Naajiah ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Untuk itu, Pemkab Kubu Raya akan memberikan perhatian serius terhadap lembaga sosial, pendidikan dan keagamaan.

“Bagi saya, An Naajiah ini bagian penting bagi saya, maka dari itu akan kami kawal, sehingga menjadi mitra yang luar biasa bagi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya,” kata Muda.

Muda berharap, Sekolah Islam Terpadu An Naajiah menjadi inspirasi bagi sekolah yang lainnya di Kubu Raya. Sekolah IslamTerpadu An Naajiah, adalah suatu integrasi yang diharapkan melahirkan generasi yang berkarakter unggul.

“Pemerintah Kubu Raya berkomitmen untuk serius memperkokoh generasi Kubu Raya, yang bertalenta dan karakter yang unggul,” terangnya.

Lebih lanjut Muda mengatakan, keberadaan Sekolah Islam Terpadu An Naajiah ini merupakan upaya untuk mengawal imajinasi generasi, khususnya anak-anak. Agar kedepannya, anak-anak memiliki imajinasi yang kokoh dan positif.

“Miris, jika kita melihat semua kejadian dari berbagai fenomena saat ini, semua ini berawal dari imajinasi dan daya hayal. Untuk itu imajinasi generasi kita harus terus dikawal,” terang Muda.

Muda berpesan, kedepannya tenaga pendidik di sekolah ini lebih banyak berkreativitas, untuk menciptakan generasi yang benar-benar berkualitas dan unggul.

Ketua Yayasan An Naajiah, Totok Nurarifianto bersyukur, karena adanya kerja sama guru dan orangtua murid, kegiatan peresmian sekolah Islam Terpadu An Naajiah ini dapat terselenggara dengan baik.

Ia menerangkan, sebelum adanya An Naajiah, pihaknya sudah cukup eksis Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Al Hidayah di Desa Kuala Dua.

“Pada tahun 2014, melalui swadaya donatur kami bisa beli tanah di sini. An Naajiah ini memiliki Akta Notaris Nomor 1 tanggal 4 Juli 2011,” kata Totok.

Totok menerangkan, untuk TK An Naajiah saat ini berjumlah 100 anak, dengan 11 guru. Sedangkan untuk SD tahun ini merupakan angkatan pertama.

“Kami berterima kasih kepada Bupati Kubu Raya, Pak Muda Mahendrawan yang bersedia hadir untuk meresmikan dan menandatangani prasasti Sekolah Islam Terpadu An Naajiah,” tutupnya. (jek/01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *