Yayasan Titian Lestari Kampanyekan Perlindungan Species Bekantan di Kubu Raya

Batu Ampar
BEKANTAN - Yayasan Titian Lestari mengkampanyekan perlindungan species bekantan (Nasalis larvatus), di SMK Awaludin Desa Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (31/8/2019). (Foto Titian)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Yayasan Titian Lestari mengkampanyekan perlindungan species bekantan (Nasalis larvatus). Kegiatan dilaksanakan di SMK Awaludin Desa Batu Ampar, Kubu Raya, Sabtu (31/8/2019).

Kegiatan diikuti personil dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalbar, serta ratusan anak-anak sekolah dari SMA Negeri 2 Batu Ampar dan SMK Awaludin Batu Ampar.

Bacaan Lainnya

Adi Prasetyo, Divisi Kampanye dari Yayasan Titian Lestari menyatakan, tujuan dari kampanye spesifik lokasi dan species Bekantan (Nasalis larvatus), sekaligus memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), serta mengurangi sampah pelastik dengan membagikan tumbler.

“Kegiatan ini merupakan penyadartahuan masyarakat, terkait Hari Konservasi Alam Nasional,” katanya, Sabtu (31/8/2019).

Kegiatan aksi tersebut, merupakan penyebarluasan informasi Perlindungan Species Bekantan (Nasalis larvatus). Selain itu, penggalian persepsi masyarakat melalui kuisioner, terkait Hari Konservasi Alam Nasional dan species Bekantan.

Ia berharap, dari kegiatan tersebut, masyarakat mengetahui terkait peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN). Selain itu, adanya penyebarluasan informasi pada masyarakat, terkait informasi Perlindungan Species Bekantan (Nasalis larvatus) berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

“Juga tergalinya pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap P92 Tahun 2018,” kata Adi.

Kegiatan Visit Campaign adalah aksi kampanye di sekolah bersama siswa, untuk menguatkan penyadartahuan dan penyebarluasan informasi ke generasi muda, melalui metode bermain dan belajar.

Kegiatan juga dilakukan dengan pemasangan spanduk dan taplak meja dibeberapa titik. Seperti di Kantor Desa Batu Ampar, Polsek Batu Ampar, Babinsa Batu Ampar dan 7 titik strategis Desa Batu Ampar.

“Kegiatan kampanye juga ada keterlibatan lembaga lain, dalam membangun komunikasi publik,” kata Adi.

Selain itu, ada koordinasi para pihak yang melibatkan Pemdes Batu Ampar, SMK Awaludin Batu Ampar, Reskrimsus Polda Kalbar, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalbar. (IP-01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *