Muda: Ulama Beri Energi Pemerintah Daerah

SILATURAHMI - Habib Muhammad bin Abdullah Al Aydrus bersama rombongan menghadiri acara silaturahmi ulama dan umara Kalimantan Barat yang digelar di Aula Kantor Bupati Kubu Raya. (FOTO:humprokkr)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Bupati Muda Mahendrawan bersama Wakil Bupati Sujiwo menyambut kehadiran ulama muda asal Tarim, Hadramaut, Yaman, Habib Muhammad bin Abdullah Al Aydrus, di Kantor Bupati Kubu Raya, Rabu (18/9/2019). Kedatangan Habib Muhammad untuk menghadiri kegiatan silaturahmi ulama dan umara Kalimantan Barat yang digelar di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

“Alhamdulillah kedatangan Habib Muhammad bin Abdullah al Aydrus sangat kami banggakan dan membahagiakan sekali. Bagi kami, kantor bupati adalah rumah umat dan rumah masyarakat Kubu Raya yang juga perlu selalu disejukkan dengan adanya aktivitas seperti ini. Termasuk didatangi oleh para ulama dengan doa dan ikhtiar yang kesemuanya untuk generasi umat,” tutur Bupati Muda dalam sambutannya.

Bacaan Lainnya

Muda mengatakan, pertemuan umara dan ulama dari berbagai organisasi keagamaan di Kubu Raya akan menguatkan tekad membangun daerah. Menurutnya, para alim dan tokoh agama mampu memberikan spirit khusus bagi pemerintah daerah.

“Bagi kami ini adalah suatu hal luar biasa didatangi para ulama. Dikepung dengan energi yang luar biasa di Kubu Raya ini. Alhamdulillah semoga saja lebih banyak lagi aktivitas yang dilakukan majelis ini bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya,” harapnya.

Muda menuturkan, di Kalimantan Barat jumlah pondok pesantren terbanyak berada di Kabupaten Kubu Raya. Begitu pula dengan jumlah santri dan siswa yang belajar agama ke luar daerah.

Karena itu, ia menyebut lembaga pendidikan keagamaan sebagai aset luar biasa Kabupaten Kubu Raya. Terlebih di tengah tanggung jawab besar pemerintah daerah mengurus 604 ribu jiwa dan 166 ribu rumah tangga di Kabupaten Kubu Raya.

“Saya selalu membanggakan di mana-mana tentang aset pondok pesantren terbanyak di Kalimantan Barat ini. Jadi ini sifatnya sumber daya manusia yang bukan material. Dan itu adalah aset yang sebetulnya yang harus kita rawat dan jaga sebagai amanah dari Allah Taala. Tentu bukan pekerjaan ringan. Tapi insya Allah kita yakin dengan ‘kepungan’ habib, kiai, dan para ustad akan membentengi anak-anak di Kubu Raya,” tuturnya.

Lebih jauh Muda menerangkan, pembangunan sumber daya manusia sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo tentang sumber daya manusia unggul. Artinya, kata dia, semua pihak harus kembali ke tujuan semula yakni penciptaan sumber daya unggul yang dimulai dari pemenuhan kebutuhan dasar semua rumah tangga.

“Nah, inilah tugas kami untuk melayani dan menjamin pelayanan supaya semua mendapatkan peluang yang adil dan merata. Karena adanya pemerintah tentu tidak lain adalah memberi peluang kepada rakyat dan umat,” ucapnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kubu Raya K.H. Zamroni Hasan mengapresiasi kegiatan silaturahmi umara dan ulama yang digelar Majelis Muwasholah Baina Ulama il Muslimin Kalbar bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, MUI Kabupaten Kubu Raya, dan alumni Darul Musthofa Tarim Yaman.

“Alhamdulillah, kita mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini yang juga difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Melalui silaturahmi ini kita harapkan Kalimantan Barat khususnya Kubu Raya akan semakin damai, sejuk, dan berkah,” ucapnya. (rio/02)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *