Warga Pontianak Senang Grup PLN Kalbar Tebar 10 Ribu Masker

GRATIS - Agung Murdifi bersama karyawan PLN sedang membagikan masker gratis kepada pengendara yang melintas di Bundaran Digulis Untan, Kamis (19/9/2019)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Warga Kota Pontianak dan sekitarnya senang melihat  karyawan PLN Grup Kalimantan rela turun ke jalan, dengan melakukan aksi bagi-bagi 10 ribu masker secara gratis. Aksi sosial ini dilakukan di dua kawasan, yakni Bundaran Untan dan Simpang Jalan A Yani Kota Pontianak, Kamis (19/9) pagi.

Suwarni (43) misalnya. Warga Jalan Paris II, Pontianak Selatan mengatakan kegiatan pembagian masker dilakukan PLN cukup membantu warga yang kebetulan beraktivitas di luar rumah.

Bacaan Lainnya

“Rencananya saya mau ke rumah keluarga di Sungai Jawi, tapi tadi lupa membawa masker, Alhamdulillah pas di Tugu Digulis, dapat pembagian masker dari karyawan PLN. Senang rasanya,” kata Suwarni.

Dahlan (23), mahasiswa Untan merasakan hal serupa. Ia mengaku selama ini dirinya tidak begitu peduli dengan penggunaan masker meski kabut asap menebal. Namun pagi ini dirinya mengakui tertarik setelah dihimbau oleh beberapa karyawan PLN yang membagikan masker.

“Saya tadi ambil satu kotak masker dari karyawan PLN, rencananya akan saya bagikan ke teman-teman di Kampus. Kegiatan yang dilakukan oleh PLN sangat baik dan pastinya akan menginspirasi yang lain untuk lebih peduli terhadap kesehatan masyarakat,” tutur Dahlan.

Aksi karyawan PLN grup melakukan bagi-bagi masker meliputi PLN UIW Kalbar, Icon PLN, PLN UIP Kalbagbar, PLN UIKL, dan PT Paguntaka Cahaya Nusantara. Aksi sosial ini bertujuan agar masyarakat tidak terpapar asap, dimana bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalbar, Agung Murdifi, kegiatan ini sebagai wujud keprihatinan insan PLN melihat dampak buruk kabut asap melanda Kalbar, khususnya kota Pontianak dan sekitarnya.

“Kami merasa prihatin dengan kondisi kabut asap yang tentunya berdampak buruk bagi kesehatan. Dari kegiatan ini kami mencoba untuk mengedukasi masyarakat agar peduli menjaga kesehatan dalam kondisi udara yang tidak kondusif,” ungkap Agung.

Ia mengimbau, kondisi udara yang tidak sehat seperti sekarang ini hendaknya warga mengurangi kegiatan di luar rumah, terutama bagi para penderita penyakit tertentu yang berhubungan dengan pernafasan, seperti sakit jantung, paru-paru, asma, dan lain-lain.

“Jika memang harus ke luar rumah hendaknya menggunakan masker, kaca mata serta memperbanyak minum air putih agar dapat mengurangi dampak buruk kabut asap,” ujar Agung.(hen/02)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *