Muda Bakar Semangat Mahasiswa STIK Muhammadiyah Pontianak

Muda Mahendrawan menerima plakat dari Haryanto usai menjadi pembicara di STIK Muhammadiyah Pontianak (FOTO : humpro kkr)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan membakar semangat mahasiswa STIK Muhammadiyah Pontianak agar bisa berimajinasi memiliki seorang pemimpin dan memiliki pemikiran yang visioner.

Hal itu ia sampaikan saat menjadi pemateri pada kegiatan kuliah pakar di Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak, Jumat (20/9/2019). Tepatnya di Aula Ki Bagoes Hadikoesoemo, Gedung K.H. Ahmad Dahlan.

Bacaan Lainnya

Muda mengatakan, tantangan dan peluang di era saat ini membutuhkan pemikiran-pemikiran yang visioner, progresif, dan selalu bisa mengantisipasi zaman.

“Kita jangan hanya sekadar ingin menjadi pimpinan, tetapi berimajinasilah menjadi pemimpin,” kata Muda.

Saat ini proyeksi tantangan sumber daya manusia terkait dengan kesehatan adalah mutlak. Seorang pemimpin, ujarnya harus mempunyai visi paripurna. Tidak boleh hanya berpikir saat sedang memimpin, tapi juga berpikir ketika tidak lagi memimpin.

“Sehingga, dia tidak berpikir bagaimana hanya untuk memuaskan pemikiran dirinya, tetapi jauh lebih besar dari itu, ia berpikir jauh ke depan,” terangnya.

Apalagi pendidikan di STIK Muhammadiyah merupakan pendidikan yang implementatif, yakni sangat mendasar dibutuhkan. Karena, menurutnya, masyarakat masih mempunyai kelemahan dan kebiasaan dalam perilaku dan kebiasaan yang belum sehat.

“Dari hal-hal yang menyangkut pikiran-pikaran dan kebiasaan masyarakat, itu yang harus lebih kita pikirkan dan carikan cara-cara cerdas dan inovatif. Karena di era ini tidak bisa menghindari cara yang inovasi, karena inovasi ini adalah kebaruan,” ujarnya.

Muda menambahkan, mahasiswa STIK Muhammadiyah memilih menjadi insan kesehatan karena mempunyai visi yang memikirkan kemanusiaan. Visi kemanusiaan, menurutnya, lebih tinggi dari pendidikan-pendidikan yang lain.

“Tantangan kita ke depan, kita mulai dengan adanya percepatan-percepatan untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat,” ajaknya.

Ketua STIK Muhammadiyah Pontianak, Haryanto mengaku bangga mendapatkan ilmu dari Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan. Ia menyebut suatu penghargaan bagi STIK Muhammadiyah khususnya mahasiswa angkatan 2019/2020 karena mendapatkan materi dari orang nomor satu di Kabupaten Kubu Raya.

“STIK Muhammadiyah ini sebenarnya juga asetnya Kabupaten Kubu Raya, karena berada di Kabupaten Kubu Raya,” kata Haryanto.

Ia mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan pengembangan institusi dari sekolah tinggi menjadi universitas. Hal ini, ungkapnya, juga mendapat dukungan dari Bupati Muda .

“Kami berharap Pak Bupati bisa mengomunikasikan ini ke Dikti sehingga ini bisa terealisasi ke depannya,” harapnya. (jek/o2)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *